.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Salju “Abu-abu” Menyelimuti Jogja


Bangun tidur, mau ambil wudhu, kaget. Apa-apaan nih?? Kok tanahnya berwarna putih? Salju apa ya? Tapi kok ga dingin. Ku pegang tuh tanah, ternyata salju abu-abu itu adalah Abu vulkanik Merapi. Pagi ini (301010) dini hari merapi meletus, arah abunya ke selatan sehingga abu vulkanik menyelimuti kota Jogja. Tebal abu lebih dari setengah sentimeter. Ke masjid melihat jalan-jalan terlihat seperti salju. Salju yang bikin batuk.

Jalan-jalan pun tertutup debu abu vulkanik. Jika ga memakai masker & kacamata. Tunggu aja sakitnya. Yang bakalan diburu orang hari ini ga salah lagi : MASKER. Motor parkir tidak terluput juga dari selimut debu. Motornya jadi lucu. Berkendara di jalanpun harus hati-hati. Jarak pandang hanya sekitar 10 meter. Pernah nonton film red clift? Ada adegan debu yang menutup pandangan salah satu pasukan hingga tau-tau didepannya sudah ada pasukan yang lebih besar. Nah, kondisi di jalan kaliurang (yang kulewati) mirip seperti itu. Kalo ga waspada naik motor, bisa jadi kaget tau-tau ada truk di depan.

Merapi yang belum juga sampai pada kondisi setimbang ini, membuat banyak orang semakin banyak yang berbondong-bondong memberi bantuan. Teman-teman dari KMT dan LDK banyak yang naik ke atas, bantu-bantu para korban. Asrama PPSDMS pun mendadak menjadi posko bantuan, dari BSMI (Bulan Sabit Merah Indonesia), BSM-Nurul Fikri, Yayasan Nurul Fikri. Rombongan datang dari Jakarta membawa beberapa dokter dan perawat. Asrama PPSDMS menjadi tempat transit barang bantuan : Obat-obatan, selimut, alQuran, Mukena, dll.

Kembali ke salju abu-abu ini, jadi muncul ide : Gimana memanfaatkan abu biar lebih berguna? Syukur bisa menghasilin uang? Kucoba survei pake status FB. Jawaban teman macem-macem:

–          Untuk pupuk (mengandung pospor)

–          untuk luluran,

–          untuk bikin bahan komposit,

–          untuk bahan bangunan

–          untuk pakan lele

–          untuk tayamum

–          untuk bedak

–          dll

Wow, ternyata teman-temanku pada kreatif. Salju masih turun, sesekali diiringi hujan air sehingga debu tidak terlalu mengganggu, tetapi hujan juga membuat motor jadi lebih terlihat kotor. Tak apalah, jarang nemuin kejadian kayak gini. Jadi bisa mbayangin, kalo Indonesia turun salju kira-kira kondisinya seperti apa. Selain itu juga itung-itung latian besok kalo pas ke Eropa atau ke Amerika ga kaget dengan yang namanya Salju.

kamar ganteng

tanggal tertua di bulan oktober

bersama anak2 asrama di tengah "salju"

jarak pandang hanya sekitar 10 m

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 1 November 2010 by in sepotong episode.
%d blogger menyukai ini: