.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Ketika Pemuda Berkarya Nyata

Judul Buku :    PEMUDA membangun BANGSA dari DESA

Pengarang  :     Goris Mustaqim & Heri Mohamad Tohari

Penerbit      :      Synersia Publishing

Jumlah Hal:       xii + 183 Halaman

Terbit           :       Oktober 2010

Harga            :      …..

Pemuda merupakan harapan bangsa untuk memberikan perubahan di masa datang. Rhoma Irama mengatakan masa muda merupakan masa yang berapi-api. Energi para pemuda ini jika tidak tersalurkan dengan baik akan menimbulkan masalah. Namun apabila terarahkan dengan baik maka potensi itu akan memberikan manfaat yang besar dan bisa dirasakan langsung oleh bangsa ini. Masa muda bukan berarti masa menunggu, masa meminta, atau masa berhura-hura. Pemuda mampu berpikir besar, pemuda mampu berbuat sesuatu , menjadi pencerah, dan agen perubahan masyarakat. Semua itu dalam tempo sekarang, tanpa menunggu masa muda itu lewat. Pemuda bisa berkarya nyata dan menjelma menjadi garda depan pembangunan.

Buku Pemuda Membangun Bangsa dari Desa menunjukkan hal itu. Buku ini menceritakan perjuangan pemuda Garut yang berjuang membangun daerah. Melalui Asgar Muda yang mereka dirikan, pemuda Garut itu menghimpun pemuda-pemuda yang sedang mencari ilmu di berbagai perguruan tinggi untuk bersatu memberikan kontribusi nyata untuk daerahnya. Di buku ini terdapat testimoni dari orang-orang terkenal, di antaranya adalah Menteri Sosial RI, Gubernur Jawa Barat, dan Sekretaris Menpora. Bahkan Anies Baswedan & Sandiago Uno ikut memberikan tulisannya di Buku Pemuda Membangun Bangsa dari Desa.

Buku ini mungkin lebih tepat disebut sebagai kumpulan tulisan karena memang di dalamnya berupa tulisan-tulisan dari pengurus ASGAR MUDA dalam menjalankan tugasnya. Bab pertama berisi pendahuluan mengenai pemuda dan Asgar Muda yg ditulis oleh Goris Mustaqim, Heri Mohamad Tohari dan Irfan L Hakeem. Ketiganya merupakan Dewan pembina Asgar Muda

Bab kedua berisi mengenai kontribusi Asgar Muda yang terimplementasikan dalam berbagai kegiatan. Penulisnya sebagian besar merupakan orang yang memiliki peran besar dalam kegiatan tersebut. Kegiatan-kegiatan tersebut diantaranya adalah Supercamp untuk siswa SMA kelas 3, pentas seni anak jalanan, training kaderisasi, pameran teknologi, Sekolah kewirausahaan, comunity development, pambinaan UKM, pengembangan produk lokal, hingga pameran produk Garut dalam acara Garut Summit. Dari berbagai rekaman kegiatan Asgar Muda ini, kita bisa menyaksikan langkah-langkah nyata para pemuda garut yg benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat.

Bab ketiga berisikan tulisan dari Anies Baswedan, Sandiaga S Uno dan Tri Mumpuni. Ketiganya merupakan tokoh pemuda nasional. Dalam tulisannya, mereka menguatkan argumen mengenai peran pemuda yang telah dilakukan Asgar Muda.

Buku Pemuda Membangun Bangsa dari Desa ini sangat cocok dibaca oleh semua kalangan, khususnya para pemuda yang ingin berkontribusi membangun daerahnya. Indonesia akan maju ketika masing-masing daerah juga maju. Saat ini terdapat triend para pemuda untuk membangun daerahnya, terlebih dengan berlakunya kebijakan otonomi daerah yang berlaku saat ini. Dengan membaca buku ini, pembaca akan terinspirasi oleh Asgar Muda dan termotivasi untuk membangun Bangsa dimulai dari desa.

Penulis kurang tahu mengapa buku bercover warna kuning ini tertulis penulisnya adalah Goris Mustaqim dan Heri Mohamad Tohari. Padahal jika dilihat didalamnya, mereka adalah editor dan salah satu dari penulis yang sebenarnya berjumlah banyak. Mungkin lebih tepat jika ditulis Goris Mustaqim dkk. Secara lay outing, buku ini enak dibaca. Selain terdapat foto-foto dokumentasi kegiatan Asgar Muda, di akhir tulisan terdapat profil singkat penulis dan testimoni mengenai Asgar Muda. Terdapatnya ilustrasi berupa karikatur sebelum dimulainya tulisan juga memberikan nilai lebih pada buku ini.

Penulis belum tahu berapa harga buku ini. Penulis mendapatkan buku ini karena melalui kontak jaringan (melalui FB) dengan Goris Mustaqim. Kebetulan Goris Mustaqim merupakan salah satu alumni terbaik PPSDMS Nurul Fikri. Pada buku ini tertera lambang Bank Mandiri dan PT Pertamina. Selain itu juga logo Pemprov Jawa Barat dan KemenPora. Kemungkinan besar buku ini mendapat suport dari institusi tersebut.

So, carilah buku ini (beli atau pinjam), baca, dan aplikasikan

One comment on “Ketika Pemuda Berkarya Nyata

  1. Juanda
    15 Mei 2011

    mau pesan bukunya gmn ??? berapa harganya ???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 6 Januari 2011 by in opini, Resensi.
%d blogger menyukai ini: