.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Nasib

Pernahkah Anda mendengar ayat yang mengatakan bahwa Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga kaum itu mengubahnya sendiri ? Ar Ra’du ayat 11, tepat sekali.

Ayat ini sangat terkenal dan menginspirasi bagi para pemalas yang tidak mau berusaha melakukan perubahan pada nasibnya. Bahkan presiden Soekarno pun mengutip ayat ini suatu ketika di sidang PBB. Kemudian banyak para pejabat yang mengikutinya, mengutip ayat ini ketika menyemangati bawahanya, atau ketika kampanye.

Jika Anda miskin dan ingin kaya, maka tidak akan pernah bisa kecuali Anda mengusahakannya. Ketika Anda kesulitan, Anda harus berusaha mencari solusi jangan hanya berdiam diri jika ingin kesulitan itu hilang.

Kebanyakan orang mengartikan ayat itu bahwa nasib buruk suatu kaum tidak akan berubah menjadi baik jika tidak ada usaha dari kaum itu sendiri. Dari yang susah ke mudah, dari sengsara ke bahagia, dari menderita ke sejahtera.

Coba kita lihat ayat itu kembali. Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum. Tidak ada kata nasib baik atau buruk. Itu berarti bisa berarti keduanya. Bisa juga dibalik menjadi dari yang mudah ke susah, dari bahagia ke sengsara, dari sejahtera ke menderita.

Bangsa Indonesia bisa jadi sebenarnya memiliki nasib baik. Potensi alam yang dimiliki luar biasa. Letaknya geografisnya sangat strategis. Penduduknya memiliki budaya yang tinggi. Sebenarnya bangsa Indonesia bernasib baik. Nasib baik suatu bangsa tidak akan berubah kecuali bangsa itu sendiri yang mengubahnya menjadi nasib buruk.

Semua permasalahan yang menimpa bangsa kita sebenarnya tidak lepas dengan apa saja yang kita lakukan. Banjir yang sering terjadi jangan-jangan disebabkan adanya penggundulan hutan. Korupsi yang merajalela jangan-jangan pula disebabkan karena aturan yang kita buat orang leluasa untuk korupsi.

Nasib memang Tuhan yang menetukan. Namun, Tuhan pula yang menentukan bahwa suatu perubahan, menjadi baik atau buruk, itu karena adanya usaha dari manusia. Kini saatnya kita berinstrospeksi atas permasalahan yang menimpa bangsa ini kemudian melakukan usaha terbaik untuk mengubahnya. Jika kita menginginkan Indonesia yang lebih baik dan bermartabat, kita sendiri yang harus mengusahakannya. Itu janji Tuhan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 28 Maret 2011 by in sepotong episode.
%d blogger menyukai ini: