.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Undzur Man Qola

Saya masih teringat dengan pepatah arab yang sering diucapkan oleh salah satu peserta pildacil di Lativi (waktu itu belum jadi TV One). Pepatah itu berbunyi : Undzur ma Qola wa la tandzur man Qola, artinya Lihatlah apa yang dikatakan, jangan lihat siapa yang mengatakan. Dalam hal nesehat menasehati kita haruslah terbuka. Mau menerima masukan dari siapapun itu jika kita mau menjadi lebih baik.

Namun pada kenyataannya “Man Qola”, atau siapa yang berkata sangatlah mempengaruhi diterimanya kata-kata yang diucapkannya kepada kita. Orang yang sering berbohong tidak akan langsung diterima kata-katanya. Perlu di croscheck kebenarannya. Beda lagi dengan orang yang dikenal jujur. Kata-katanya berbobot. Kata-katanya pasti dedengar oleh si pendengar.

Selain orang yang dikenal jujur, orang yang dianggap spesial juga memberikan nilai tersendiri dalam hal diterimanya perkataannya. Akan berbeda feelnya ketika sekedar ucapan “Selamat Pagi“, atau “Bagaimana kabarnya ?” diucapkan oleh orang biasa-biasa saja dengan orang yang menurut kita spesial.

Saya masih teringat denga sms spesial dari ibu saya (baca di tulisan berjudul sms spesial) ketika sms berisi ucapan ulang tahun itu saya terima. Kata-kata itu tidak sekedar susunan huruf-huruf. Terbayang oleh saya wajah ibu saya yang mengucapkan kata-kata itu dengan penuh kasih sayang sambil mengelus-elus kepala saya. Pantaslah jika kemudian airmata terus mengalir dari kelopak mata saya waktu itu.

Pernahkah Anda menganggap spesial seseorang selain ibu Anda? Entah orang itu tahu atau tidak bahwa dia Anda anggap spesial bagi Anda? Saya yakin Anda pernah. Karena saya juga pernah. Kemudian suatu ketika dia ngobrol dengan Anda dan ada suatu kalimat yang keluar dari si dia. Kalimat itu bisa jadi sederhana, biasa-biasa saja tapi ternyata sangat mengena dan terngiang-ngiang pada kepala Anda dan mempengaruhi hidup Anda.

Orang yang berkata ternyata sangat berpengaruh pada kita dalam menerima kata-katanya. Selain tentunya banyak faktor lain, seperti timing, sikon, nada bicara, dll. Namun yang jelas Subyek sangat berpengaruh, terutama jika si subyek itu merupakan orang yang dianggap spesial.

So, hati-hati kalau berbicara dengan seseorang. Pikir ulang ketika membalas sms, ketika menulis status atau di wall seseorang, ketika ngeTweet, ketika guyonan. Siapa tahu, Anda dianggap spesial oleh orang tersebut. Kata-kata Anda sangat berpengaruh padanya. Bisa jadi kata-kata Anda berdampak negatif, seperti membuat mender/pesimis dan tidak produktif. Namun bisa pula kata-kata Anda memberikan semangat tersendiri bagi si dia, orang yang menganggap Anda spesial.

🙂

balairung UGM 5.5.11 _ 15.00

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 5 Mei 2011 by in opini.
%d blogger menyukai ini: