.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

1716T : Perhitungan Bodoh

Dari Berita yang saya dapat, hutang Indonesia kini mencapai Rp. 1716 Triliun. Begitu besarnya sampai-sampai orang akan berpikir dahulu untuk menuliskannya. Jumlah nolnya ada berapa ya? Saya sendiri tidak berani membulatkan dengan mengatakan utang Indonesia 1700 triliun agar lebih enak didengar. Satu Triliun itu besar Bung. Pernah melihat uang satu miliar? Jika satu miliar itu seribu juta maka satu triliun ada satu juta juta.

Data terakhir jumlah penduduk Indonesia 237,6 Juta. Jika hutang itu dibebankan pada tiap kepala itu berarti jika ingin melunasi hutang Indonesia satu orang harus membayar sejumlah 7,222 juta rupiah. Jika diangsur selama 5 tahun dan asumsi hutang tidak bertambah berarti setiap tahun harus membayar 1,44 juta atau tiap harinya membayar 4 ribu rupiah.

Jika seandainya penduduk Indonesia berpenghasilan seperti Cristiano Ronaldo, manusia dengan gaji tertinggi di muka bumi yaitu 2,1 miliar rupiah per minggu atau 109,2 miliar per tahun maka Indonesia hanya membutuhkan 3145 orang seperti C Ronaldo untuk melunasi hutang Indonesia selama 5 tahun. Dengan catatan hutang Indonesia tidak bertambah dan uangnya tidak dikorupsi.

Tunggu dulu, sepertinya saya terlalu berkhayal tingkat tinggi..

Mana mungkin Orang mau membayar 4 ribu rupiah tiap hari untuk membayar hutang negara. Apalagi jika satu keluarga terdiri dari 4 warga (misalkan KB) berarti harus membayar 16 ribu perhari. Kalaupun mereka mau (saking cintanya pada Indonesia), mereka belum tentu mampu. Jangankan untuk makan, satu hari mendapatkan uang 16 ribu saja susah.

Saya jadi punya ide, bagaimana jika tiap orang mengumpulkan uang 1ribu rupah saja per hari. Tidak apalah hutangnya baru terlunasi selama 20 tahun. Setiap hari mengumpulkan 1ribu kemudian dikirim ke pusat untuk menyicil hutang. Bukannya terkumpul 237,6 miliar rupiah per hari? Banyak banget tuh. Setiap hari selama 20 tahun terus begitu.

Namun saya yakin banyak yang akan ragu. Siapa yang bisa jamin jika uang 237,6 miliar bisa utuh. Proses penyaluran pasti akan ada reduksi, bahasa tekniknya : tidak ada yang efisiensinya 100%. Apalagi di Indonesia banyak tikus yang suka menggrogoti kantong yang berbau duit. Tikus yang susah diburu, kaburnya ke luar negeri

Hmm… Bagaimana jika kita anggap negara ini sudah taubat, tidak ada lagi Tikus brengsek. Uang itu sebesar itu yang digunakan untuk membayar hutang 200 miliar saja. Sisanya untuk memberdayakan masyarakat. Bisa untuk membangun industri, mengembangkan peternakan, perkebunan, pertanian, pariwisata, iptek dan sebagainya.Pembangunan diprioritaskan untuk  wilayah Indonesia yang kepadatannya masih kecil (selain Jawa & Sumatera). Tak apalah, molor jadi 26 tahun. Nanti kalau sudah lunas, kita sudah punya banyak fasilitas.

Wooi bangun woi!! Kamu mimpi ya?

Nggak, saya sedang menghitung-hitung hutang Indonesia. Siapa tau ada yang terinspirasi. Kalau memang perhitungan saya banyak yang salah, saya mohon maaf. Karena manusia tempatnya salah dan lupa. Banyak faktor yang belum saya masukkan disini. Bisa dikatakan yang saya lakukan adalah : PERHITUNGAN BODOH.

Bagaimana bisa negeri yang dikaruniai Tuhan dengan kekayaan alam yang melimpah tapi banyak orang miskin dimana-mana. Seperti tikus yang kelaparan di lumbung padi. Lalu siapa yang memakan padi? Mereka adalah tikus yang tidak punya lumbung padi tapi ingin makan padi.

Saya sepakat dengan kata-katanya bang Haji Rhoma Irama: Orang yang tidak punya hutang, itulah Orang yang kaya. Punya hutang itu tidak nyaman. Tidak punya kemerdekaan. Mudah diintervensi. Seorang Syuhada (orang yang mati syahid & dijamin masuk surga) tertunda masuk surganya gara-gara masih punya hutang yang belum dibayar.

Saya membayangkan Indonesia bisa terbebas dari lilitan hutang. Cina sudah merasakannya, bahkan sekarang menjadi pemberi hutang. Semoga saja, saya masih hidup & bisa merasakan Indonesia tidak punya hutang. Mari kita syukuri segala kenikmatan yang dikaruniakan kepada kita. Manfaatkan sebaik mungkin, semaksimal mungkin. Sesuatu yang sulit bukan berarti tidak mungkin.

MERDEKA !!

dimuat di :
http://kampus.okezone.com/read/2011/06/14/95/468083/1716t-perhitungan-bodoh

#di sela belajar, Jelang UAS

Perpus JTMI : 9.51 -140611

5 comments on “1716T : Perhitungan Bodoh

  1. fir
    16 Juni 2011

    inspiratif sekali kak,
    sepertinya saya menangis membaca tulisan ini.
    ah,, bobroknya negriku..
    negri indah tapi menyedihkan.
    mati..
    idealisme yg mati,
    agent of change yang lemah.
    perhitungan bodoh.
    bener2 bodoh.
    tidak,, kagak boleh meyerah. negri ini pasti bisa dirubah.
    saya posting di fb-nya sy ya kak.
    terimakasih

  2. Rahmat Riyadi
    16 Juni 2011

    mantap…. ayo kita berantas tikus tikus keburukan dengan ular ular piton kebenaran… Indonesia pasti BISA….

  3. Ulfa
    17 Juni 2011

    manthuk2 aja

  4. fajarbs
    19 Juni 2011

    nice post… lebih nice lagi kalo dicantumkan sumber angka utangnya darimana :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 14 Juni 2011 by in hikmah, opini.
%d blogger menyukai ini: