.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Jual Mahal

“Sekarang aku mau jual mahal sama Ridwan ah..”. Saya tersenyum mendengarnya.

Malam harinya, saya dapat sms dari kawan saya tersebut, “ Saya gagal nih, jual mahal sama kamu”. Lagi-lagi, saya tersenyum

                Saya terinspirasi dari kejadian tersebut untuk menulis tentang : Jual mahal. Jual mahal merupakan kebalikan dari jual murah. Mengapa sesuatu yang meski dijual dengan harga mahal tetap laku, tetapi di sisi lain ada juga yang meski dijual murah tetap tidak laku?

Ketika saya ditawari membeli Hape dengan harga murah maka saya akan berpikir bahwa Hape yang ditawarkan kepada saya merupakan hape dengan kualitas yang tidak jauh dengan harganya. Ketika saya dibilang mendapat hadiah mobil seharga 500 juta, maka dalam bayangan saya mobil tersebut merupakan mobil mewah, bukan abal-abal. Memiliki kelebihan dibanding mobil lain, entah fasilitasnya, nilai sejarahnya, keantikannya, dll.

Bukannya mau membicarakan mobil atau hape, tapi saya ingin mengatakan bahwa harga sesuatu sebanding dengan nilai atau kualitas barang tersebut. Begitu pula manusia. Ketika seseorang memiliki kualitas yang tinggi (bisa fisik, intelektual, keterampilan, akhlak, materi,dll) maka bisa dikatakan dia memiliki nilai yang tinggi.

Seseorang yang memiliki nilai tinggi, tanpa menawarkan diri dengan jual mahal, siapapun akan “membeli” atau mencarinya dengan “harga” yang tinggi pula. Misal, seorang fresh graduate, sarjana teknik lulus dengan IP cumlaude,memiliki soft skill yang tinggi, piawai berorganisasi, prestasinya berderet, dan memiliki track record yang baik di kampusnya, maka saya yakin ia akan menjadi rebutan oleh berbagai Perusahaan atau lembaga yang ingin merekrutnya. Dalam artian, tanpa ia melamar kesana kemari, ia yang akan dilamar oleh “uang”.

Sampai di sini sepakat? Kalau tidak, silakan berhenti membaca saja, atau nanti silahkan memberikan komentar.

Pertanyaannya, perlukah kita jual mahal? Silakan berkaca diri, pantaskah kita jual mahal? Apa yang kita bisa tawarkan berani-beraninya jual mahal? Fisik? Materi? Kepandaian? Akhlak? Ilmu? Saya serahkan kepada Anda. Namun saya ingin sampaikan, tanpa Anda jual mahal pun orang akan “membeli” dengan mahal pula, jika Anda memiliki daya tawar yang tinggi untuk “dibeli” dengan harga mahal.

Bagi saya, dari pada sibuk jual mahal mending sibuk meningkatkan daya tawar. ^^

Pak Lurah house
5 ramadhan bd subuh

One comment on “Jual Mahal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 5 Agustus 2011 by in hikmah, opini.
%d blogger menyukai ini: