.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Doaku (berakhirnya Ramadhan 1432)

Aku mendengar kawanku berdoa
Semoga kita dipertemukan kembali pada Ramadhan tahun depan
Aku mengamininya
Aku berpikir, itukah doa yang aku inginkan?
Hidup mati sudah kuserahkan pada-Nya
Jika memang jatahku tidak sampai Ramadhan taun depan? Aku ikhlas.
Sudah aku serahkan pada penggenggam nyawa ini
Lalu apa doaku?
Ya Allah, sesungguhnya hamba sedih berpisah dengan ramadhan
Hamba rindu suasana ramadhan
Hamba khawatir setelah syaitan dilepas, hamba tergoda lagi untuk berbuat maksiat
Hamba khawatir setelah obralan pahala habis, hamba menjadi malas kembali
Malas membaca Al Quran, malas sholat ke masjid, malas berinfak, malas sholat sunnah
Hamba khawatir hamba kembali lagi dalam kegelapan, setelah cahaya Ramadhan berakhir
Ya Tuhanku yang Maha Pengasih
Kasihanilah hamba yang lemah ini
Yang seringkali tidak mampu menahan diri,
tidak mampu menahan amarah,
tidak mampu menahan hawa nafsu.
Ya Tuhanku yang Maha Kuat
Berilah kekuatan pada diri hamba
Kekuatan agar bisa melawan godaan syaiton
Kekuatan agar bisa melawan nafsu dan amarah
Kekuatan agar bisa melawan rasa malas
Ya Allah,
Jadikanlah hamba menjadi pribadi yang lebih baik
setelah ditempa selama ramadhan
Jadikanlah hamba ini istiqomah menjalankan ibadah padaMu
Jadikanlah hamba ini isitiqomah dalam mencintai-Mu
tidak dibatasi oleh keadaan, tempat dan waktu
Ya Allah,
hamba begitu mencintai-Mu
hamba rindu ingin bertemu dengan-Mu
rindu melihat waja-Mu
di syurga-Mu
Ya Allah,
hamba juga begitu rindu pada Rosul-Mu
hamba ingin bersimpuh di pelukannya
hamba ingin mencium tubuhnya dan menangis di hadapannya
jadikanlah hamba tetangganya, di surga-Mu
Ya Allah,
Kau takdirkan Ramadhan 1432 telah berakhir
Jadikanlah cintaku pada Mu dan pada Rasulmu tidak sedikitpun berkurang
Namun selalu bertambah dan terus bertambah
Lindungi hamba ya Allah
Lindungi hamba ya Allah
Lindungi hamba ya Allah
kepada siapa lagi hamba berlindung
selain padamu, ya Allah

Semawung, sepertiga malam terakhir,

1 Syawal 1432 H

T.T

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 30 Agustus 2011 by in hikmah, opini, syair and tagged , .
%d blogger menyukai ini: