.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Tuhan, Inilah Proposal Hidupku (Resensi)

Kalau untuk bikin acara yang digelar satu dua hari ini saja kita butuh sebuah proposal, mengapa untuk hidup kita yang berjalan puluhan tahun kita tidak membuat proposal?Mengapa kita membiarkan hidup kita mengalir tanpa arah, tanpa tujuan, tanpa cita-cita?”( Jamil Azzaini )

 Kata-kata ini sangat mengilhami. Secara tidak sengaja saya menemukan buku ini di perpustakaan asrama. Sangan inspiratif. Buku karangan Mas Jamil Azzaini ini lebih mirip suatu workbook yang menuntun pembacanya selangkah demi selangkah dalam menuliskan seluruh rencana hidupnya. Lebih jelasnya mending segera membelinya atau meminjamnya. Tidak akan rugi! Saya coba menuliskan intinya ya..

Mungkin kita punya banyak rencana dalam hidup ini, bagaimana cara mewujudkan seluruh rencana itu. Caranya dengan menuliskannya. Karena jika hanya diucapkan, akan menghilang. Justru dengan ditulis, maka kita akan dituntun sedikit demi sedikit untuk mencapainya.

Dalam workbook, dijelaskan langkah-langkah sebagai berikut

1. Menyadari bahwa setiap diri kita adalah masterpiece

2. Menetapkan prestasi terbaik yang ingin kita raih, harus spesifik dan detail

3. Menjadi Seorang expert

4. Menyempurnakan hidup, dengan berkawan bersama teman-teman yang selalu mendukung dan support

5. Menyempurkan lingkungan kita sendiri

Baiklah mari bermimpi setinggi langit, kemudian tuliskan impian – impian tersebut di dalam buku ini.

Ini ada hasil riset pendukungnya lho..

Riset di lakukan terhadap lulusan MBA Harvard Business School antara tahun 1979 dan 1989 berkaitan dengan penulisan rencana hidup. Pada tahun 1979 para lulusan MBA tersebut ditanya “apakah anda telah menyusun suatu impian dan rencana hidup yang jelas, spesifik, dan tertulis?”. Sepuluh tahun kemudian, 1989, kelompok yang sama di survey lagi. Hasilnya, 13% yang menyatakan memiliki impian dan rencana hidup yang jelas, spesifik, tetapi tidak tertulis, memiliki penghasilan rata – rata dua kali lipat dibandingkan mereka yang 84 % tidak memiliki impian yang jelas. Yang luar biasa adalah kelompok 3%, para lulusan yang memiliki impian dan rencana hidup yang jelas, spesifik, dan tertulis memiliki penghasilan yang besarnya rata – rata 10 kali lipat dibandingkan 97% lulusan sekolah bisnis tersebut

Ridwan bagaimana?*Alhamdulillah beberapa yang saya ajukan di proposal hidup saya, sudah di ACC oleh Tuhan.alhamdulillah..

mau coba?

Mata Sayu di temani Kuda Laut Pepri,
Asrama Nakula 5
24 Sept 2011

One comment on “Tuhan, Inilah Proposal Hidupku (Resensi)

  1. Ulfa
    23 September 2011

    he em, aku juga sudah buat but blm detail.
    benar, dan kalau sering dibuka bisa cepet terkabul lho,,,🙂

    guru SMA ku dulu menyarankan kayak gitu, di kuliah ketemu dosen yang mengingatkan lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 23 September 2011 by in hikmah, Resensi and tagged , .
%d blogger menyukai ini: