.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Celana Wangi (ide kreatif)

“Saya punya ide mas, yaitu Celana Wangi. Jadi, dengan celana wangi ini bisa digunakan agar ketika pemakainnya kentut, aromanya tidak bau tapi malah menjadi wangi. Selain itu juga celana ini berfungsi sebagai peredam suara kentut”. Ujar salah satu Maba, kemudian diikuti tepuk tangan bergemuruh bercampur dengan tawa.

M Forever

Sabtu (8/10/11), Saya diminta oleh panita MECHEX (Mechanical Explorer –Ospek jurusan-) untuk memberikan materi berupa workshop PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) kepada Maba Teknik Mesin . Waktu yang diberikan hanya satu jam. Tujuannya agar peserta tahu apa itu PKM dan memiliki ketertarikan untuk ikut PKM. Agak bingung sebenarnya, diminta memberikan workshop PKM padahal deadlinenya tinggal 2 hari lagi. Sesuatu yang tidak mungkin dilakukan oleh Maba di tengah Mechex. Tapi tak apa lah, tahun depan masih ada.

Sempat berfikir keras, apa yang akan saya berikan. Terlebih pikiran saya sedang fokus pada ujian remidi yang berlangsung pada hari itu juga. Seusai ujian, jam 9, saya hanya punya waktu satu jam untuk menyiapkan materi yang akan saya sampaikan. Slide presentasi singkat saya buat. Hanya berisi 13 Slide, itu saja kebanyakan berisi gambar. Kalaupun tulisan, hanya beberapa kata saja. (ingin lihat? Klik di sini)

Bertempat di Lapangan Robot Paksima, sekitar 145 Maba duduk dengan rapi di hadapan saya. Saya melihat wajah-wajah penuh harapan. Harapan bangsa ini berada di tangan mereka. Saya awali dengan perkenalan, saya ucapkan selamat kepada mereka karena telah berhasil menjadi mahasiswa Teknik Mesin UGM. Tidak sembarang orang bisa masuk di Jurusan ini.

Saya ingatkan mereka tentang Tri Dharma Perguruan Tinggi : Pendidikan, Penelitian, dan pengabdian Masyarakat. Salah satu cara yang bisa dilakukan dengan ikut PKM. Kemudian saya bercerita sedikit tentang PKM dan PIMNAS. Saya motivasi mereka agar tahun depan bisa ikut PKM.

Workshop beda dengan seminar, talkshow, kuliah, atau ceramah. Workshop menuntut peserta untuk aktif dan terlibat. Maka, saya hanya berbicara sekitar 20 menit, selebihnya saya menantang peserta untuk beradu kreativitas. Mereka saya minta untuk melakukan brainstorming tentang ide-ide kreatif, siapa tahu idenya bisa digunakan untuk PKM tahun depan.

15 kelompok masing-masing membuat minimal 10 ide dalam 10 menit. Setelah itu mereka presentasi di hadapan kawan-kawannya. Bagi yang idenya bagus, mendapat apresiasi tepuk tangan dari peserta lain.

Luar biasa. Ide-ide mereka sangat kreatif. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

–          Masjid yang bisa muter, menyesuaikan arah kiblat

–          Toilet jinjing plus mp3 player

–          Kacamata yang nilai minus kacamatanya bisa diatur

–          Celana wangi, antisipasi kentut yang mengganggu

–          Sisir anti ketombe

–          Piring krupuk, piring bisa langsung dimakan

–          Kacamata multifungsi (ada peta, GPS, dll)

–          Jambu monyet berbiji banyak

–          Standar sepeda motor otomatis

–          Kacamata anti tidur, ketika tertidur nyetrum

–          Cat tembok aromatik

–          Resleting magnet, anti jepit

–          Tiang jemuran irit tempat

–          Pulpen berujung permen

–          Gitar portable, bongkar pasang

Masih banyak ide-ide segar, yang hanya ditangkap dengan sudut pandang khusus, lain dari kebanyakan orang. Saya tulis di blog ini, siapa tahu Anda bisa mewujudkan ide-ide di atas? Tolong hubungi saya jika Anda berhasil membuatnya.

Berjuta bahkan bermilyar manusia melihat apel jatuh dari pohonnya. Tapi kenapa hanya Newton yang mampu menjadikannya inspirasi dan menghasilkan berbagai macam teori fisika yang sangat berguna bagi kehidupan manusia hingga saat ini. Karena Newton mampu membaca. Dia mengamalkan perintah “Iqro’!” –bacalah!-. Dia melihat jatuhnya apel dengah sudut pandang yang berbeda dari kebanyakan orang lain.

Ide kreatif itu, seperti bintang di langit, seperti pasir di pantai. Sangat banyak. Ide berserakan dimana-mana. Ia tidak akan pernah habis digali. Tuhan telah memberikan manusia otak untuk berfikir. Kemampuan berfikir inilah yang hanya diberikan kepada manusia, wakil tuhan di bumi (khalifatullah), untuk menjaga kemakmuran bumi dan seisinya.

Ide-ide itu tidak akan ada gunanya, jika tidak dieksekusi. Namun, jangan pernah takut untuk menawarkan ide kreatif Anda. Karena bisa jadi, ide kita baru terwujud beberapa tahun ke depan oleh orang lain. Setidaknya kita telah memberikan inspirasi, meski orang lain yang mengeksekusi.

Salam kebermanfaatan !!

Yogya, Asrama Peradaban,
Pagi cerah, di tanggal cantik : 09-10-11

One comment on “Celana Wangi (ide kreatif)

  1. nani frea
    9 Oktober 2011

    hahahha lucu rid bisa tuh di realisasiin bagus2,..

    ntar kacamata yg nyetrum skalian wat terapi, kacamata+gps, berarti bikin programnya aj cz lok digandolin gps ntar jadinya berat+bikin pegel kuping.
    lok yg celana wangi itu ukannya ntar malah bikin bau yg mulek ya, cz kombinasi wangi+busuk hasilnya malah bikin aroma jd pusing.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 8 Oktober 2011 by in hikmah, sepotong episode and tagged , .
%d blogger menyukai ini: