.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Asu !!

“Asu !!” Terdengar suara menyalak, seperti suara hewan itu.

Di depanku tidak ada siapa-siapa, aku tengok ke kiri dan kekanan juga tidak ada siapa-siapa. Aku toleh ke belakang, juga tidak ada siapa-siapa.

“Woi, Asu!! Aku di sini”

Aku kaget, Seorang berambut gondrong ada di depanku. Wajahnya kurang begitu jelas karena tertutup rambut gondrongnya. Tapi aku melihat tahi lalat di lehernya, sangat jelas. Bentuk dan posisinya persis seperti tahi lalat yang aku punya.

“Kau memanggil siapa?” Aku mencoba sabar menghadapinya. Meski hatiku sudah panas mendengar panggilan tidak sopan itu tertuju padaku. Atau dia salah panggil? Mungkin.

“Aku memanggil kamu, Goblok !!” Dia menyibakkan rambutnya. Tiba-tiba mulutnya monyong dan bentuk wajahnya berubah menyerupai Anjing. Aku melihat wajah anjing. Bukan manusia.

“Siapa kau?” Aku masih terkaget melihat manusia siluman ini.

“Perkenalkan, namaku Paijo. Jangan kaget kalau namaku sama dengan namamu.”

“Tak mungkin, Bagaimana bisa ?”. Aku membaca ta’awudz, berharap setan ini akan segera pergi dari hadapanku.

“Ha ha ha, percuma kau membaca seperti itu. Bukan karena bacaanmu salah. Tapi karena yang membaca itu kamu. Kau berlindung pada Tuhan dari setan, padahal kau sendiri setan”

“Mustahil!! Aku dekat dengan Tuhanku. Aku rajin solat, rajian berpuasa!”

“Kau kira solat dan puasamu membuatmu dekat dengan Tuhanmu? Memangnya kau solat benar-benar karena kau ingin beribadah? Memangnya kau berpuasa benar-benar karena ingin dekat dengan Nya? Tanya pada hatimu tuh!, Ha ha ha”

“Aku sering berdzikir” suaraku sedikit lirih. Hatiku masik tertusuk oleh kata-kata siluman itu

“Lebih sering mana dengan menggosip? Lebih sering mana dengan berbohong?”

“Aku sering menolong orang lain?”

“Aaah, itu kan hanya orang-orang tertentu. Pasti kau ada maunya kan?”

“Bajingan kau!”, kesabaranku telah menguap entah kemana.

“Tuh, kan kata-kata yang keluar dari mulutmu saja seperti itu. Ha ha ha.”

Wajahku memerah, hidungku kembang kempis menahan emosi, tanganku sudah mengepal kuat-kuat. Aku berlari merengsak ke hadapannya, aku layangkan kepalan tanganku kuat-kuat. Ingin kuhajar wajah anjing menjijikkan itu.

Wush…

Aku terheran, hanya udara kosong yang terkena bogemku. Aku sedikit sempoyongan menjaga keseimbangan. Ajaib. Siluman itu menghilang.

“Asu, aku disini, Goblok !! Hahaha”

Bagaimana mungkin dia bisa menghilang dan muncul seenaknya. Seperti di film saja. Percuma aku menghadapinya. Aku memilih berlari., kabur

“Woi, mau kemana kau!!! Asu!”

Aku terus belari tak peduli lagi apa yang dia katakan. Orang-orang di sepanjang jalan memandangku terheran-heran. Lagi-lagi aku tak peduli. Aku hanya ingin pergi menjauh dari siluman kurang ajar itu.

Aku memasuki kamar kos dengan tergesa-gesa. Aku mencoba melupakan kata-kata siluman itu yang masih saja terngiang-ngiang di benakku. Aku ambil air wudhu, aku tenangkan hatiku. Badanku masih basah, air keringat bercampur wudhu.

Sambil bercermin, kukeringkan wajahku dengan handuk mini pemberian Surti. Wajahku sudah tidak basah. Aku ganti pakaian yang lebih bersih. Ku tatap cermin di depanku. Aku melihat tahi lalat di leherku. Oh tidak!! Aku tercekat. Wajahku dicermin tiba-tiba berubah, mulutku menjadi monyong, membentuk wajah anjing. Sempurnalah wajah siluman anjing di cermin itu.

“Siapa kau?” nafasku kembang kempis

“Sudah kubilang, aku Paijo, dirimu. Ha ha ha. Asu !!”

Yogya, 141011
Bada Subuh,
Habis Tahsin –Qiroaty-

2 comments on “Asu !!

  1. fir
    20 Oktober 2011

    hmmm,,
    aku mengerti maknanya.

    • kangridwan
      20 Oktober 2011

      apa coba?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 14 Oktober 2011 by in Cerita Fiksi.
%d blogger menyukai ini: