.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Manusia-Patung

                Pernah membaca novel Andrea Herata yang berjudul Endensor? Ya, Novel ketiga dari Tetralogi Laskar Pelangi. Dalam novel itu, Ikal bersama Arai keliling eropa dengan backpacker. Ikal mencari uang dengan menjajakan seni. Ia menjadi manusia patung. Ia memakai kostum putri duyung kemudian dilapisi semacam cat sehingga terlihat persis patung. Orang yang melihat karya seni ini akan memberikan uang sebagai tanda apresiasi. Jika kau ingin tahu ceritanya, silakan baca sendiri novel itu.

                Saya sempat bingung membayangkannya. Bagaimana mungkin bisa betah menjadi patung tidak bergerak. Belum lagi menggunakan kostum yang pasti membuat gerah. Bayangkan kalau ada bagian tubuhnya yang gatal. Ia harus menahannya. Tadinya saya berpikir, ah itu hanya ada di novel. Kalaupun ada, itu di eropa sana.

                Kemarin (16/10), saya ke kebun binatang Gembira Loka. Ada acara SMC (Sanggar Menulis Cahaya) yaitu pembagian rapot. SMC merupakan Sanggar Menulis bagi anak-anak SD yang terselenggara karena adanya kerjasama antara Perpustakaan Kota Yogyakarta dan FLP. Jadi Saya dan beberapa teman jalan-jalan keliling Kebun Binatang bareng anak-anak SD. Jadi terasa lebih muda.

                Lalu apa hubungannya dengan manusia patung?

Ketika setelah melewati pintu masuk, saya melihat Patung pria memakai baju jawa lengkap dengan blangkon, tongkat, dan kacamata. Ia berdiri di atas kotak. Dan di bawannya ada semacam kotak amal bertuliskan: Masukkan koin, maka aku akan bergerak.

at Gembira Loka zoo

                Aha, ternyata saya benar-benar melihat yang namanya manusia patung. Saya memasukkan koin, kemudian patung itu menggerakkan tangan, memberikan jempol ke saya. Kemudian dengan gerakan putus-putus seperti robot dia kembali ke posisi semula. Pengunjung yang ramai berdatangan, mungkin karena hari minggu, tertarik perhatiannya pada manusia patung ini. Apalagi tempatnya sangat strategis yaitu di tepat depan pintu masuk.

                Sebelum pulang, saya menengok si manusia patung. Saya ingin mewawancarainya, tapi dia masih di posisinya. Sedikit merasa kasihan sih. Warna melenium menyerupai batu di wajahnya mulai sedikit luntur karena keringat yang mengucur. Namun ada yang membuat saya senang, orang-orang banyak yang memberi apresiasi padanya. Kotak amal di depannya sudah hampir penuh dengan uang. Mulai dari uang seribuan hingga lima ribuan.

                Sahabat, saya salut dengan Manusia Patung. Meski berwujud patung, tapi ia memiliki jiwa. Ia adalah manusia yang hidup. Dia produktif menghasilkan uang dengan cara yang unik : menjadi patung. Ia totalitas menjalani pekerjaannya. Sayangnya saya tidak berkesempata bertanya banyak padanya. Namun kesungguhannya sangat terlihat. Dia menjadi patung yang hampir sempurna.

                Di sisi lain, ada sosok berwujud manusia tapi lebih mirip patung. Mengapa? Karena ia tak memiliki jiwa. Ia bergerak kesana kemari, sibuk dengan ini dan itu. Namun, jiwanya sakit, jiwanya mati. Bahkan dalam lagu kebangsaan kita, yang pertama dibangun adalah Jiwanya, baru kemudian membangun badan/fisik.

                Jiwa, itulah membedakan antara patung denagn manusia. Coba kita tengok, kita patung atau manusia?

manusia patung

Iklan

2 comments on “Manusia-Patung

  1. Abbi SATYA
    26 September 2016

    Suka dengan laskar pelangi juga ya kang ridwan?. Mohon ijin kang. gambar manusia patungnya saya comot dan saya letakkan dalam artikel saya.Semoga anda tidak keberatan.Saya kasih credit link ke blog ini.

  2. Ping-balik: Cara Mendapatkan uang dengan cepat tanpa Modal dan halal | Bisnis Mart

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 17 Oktober 2011 by in sepotong episode.
%d blogger menyukai ini: