.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Tentang Jodoh – Ala Ridwan –

Remaja di usia 20-an sudah waktunya memikirkan tentang jodoh. Sudah secara naluri, ia mulai melakukan pengamatan pada lawan jenis yang ia kenal. Jika yang ia amati ternyata ideal atau mendekati ideal dengan kriteria yang dimiliki (tiap orang memiliki kriteria ideal masing2), maka akan muncul ketertarikaan. Jika kemudian ia menemukan sesuatu hal yang tidak ditolerir, maka ia akan mengeliminasinya. Gampangnya seperti itu mungkin.

Beberapa kali saya menemui kawan, baik pria maupun wanita, yang berbagi (baca:curhat) dengan saya mengenai kisah-nya pada saya. Saya sampaikan 3 prinsip tentang jodoh, ala Ridwan. Hampir kepada mereka semua ujung-ujungnya saya sampaikan hal ini. Sementara ini, prinsip jodoh ala Ridwan ada 3. Bisa jadi suatu saat bertambah, seperti sebelumnya hanya 2 tapi setelah berdiskusi saya tambahkan menjadi 3.

Pertama, Kalau jodoh ga bakal kemana, ga bakal ketuker.
Bisa jadi sudah pacaran atau dekat dengan lawan jenis sekian lama hingga bertahun-tahun, tapi kalau memang bukan jodoh ya tetap tidak jadi. Namun tidak sedikit pula yang belum lama mengenal si calon, kalaupun dibilang pacaran hanya sebentar, kemudian segera lanjut ke pernikahan toh akhirnya jadi juga. Tidak ada masalah tuh. Tidak perlu merisaukan. Jika waktunya sudah tiba, segera take action aja.

Kedua, Jika ingin mendapatkan jodoh yang berkualitas, harus meningkatkan kualitas diri terlebih dahulu.
Bahasa gaulnya : Ngaca dulu !. Kata Tuhan, orang baik bakal dapat orang baik, begitu pula sebaliknya. Yang bilang Tuhan loh. Jadi, sembari menunggu waktunya tiba mulailah mempersiapkan dari sekarang. Bagaimana? Yaitu dengan terus meningkatkan kualitas diri, yakinlah si dia saat ini juga sedang melakukan hal yang sama.

Ketiga, pernikahan bukan hal untuk disepelekan tapi bukan pula untuk dipersulit.
Menikah bukan hanya urusan sepasang manusia yang dimabuk asmara. Ada orang lain yang terlibat. Orang tua, tetangga, masyarakat, hingga negara ini. Harus dipikirkan matang-matang keputusan untuk menikah. Namun, bukan berarti untuk dipersulit. Jika memang sudah mampu (kriteria mampu relatif) segerakanlah.

Bagi para orang tua dan calon mertua, jangan kau persulit niat mulia anakmu untuk menyempurnakan agamanya. Meski dalam syarat sah pernikahan yang menjadi wali adalah dari pihak perempuan, namun ridho orang tua si pria tetaplah penting. Bukankah ridho Allah ada pada ridho orang tua?

Semoga tulisan ini bisa mengingatkan diri saya khususnya, dan juga kawan-kawan saya yang pernah berbagi dengan saya. Segerakanlah menikah. Namun, jika belum mampu, jangan dipaksa. Buah mangga akan terasa manis jika dan hanya jika sudah masak. Sambil menunggu waktu itu tiba, persiapkanlah sebaik mungkin dengan meningkatkan kualitas diri. Jaga dirimu dari perbuatan yang menodai kesucian pernikahanmu kelak. Selain itu juga, jalin komunikasi yang dengan orang tua tentang hal ini. Jangan ragu untuk berdiskusi dengan mereka.


Semoga bermanfaat.
Jadikan “galau”mu menjadi energi yang positif !!

prinsip jodoh ala ridwan

Yogya, 28 Okt 2010, 00:12
Kantor Pribadi_pasca ngerjain tugas

4 comments on “Tentang Jodoh – Ala Ridwan –

  1. Mahasiswa UGM
    29 Oktober 2011

    Aduh jadi pengen segera nikah nih, haha

  2. Lindachan_STEI SEBI dEPok
    31 Oktober 2011

    hemmm,, bolehlah buat bacaan sambil selingan,,piy,,,boleh juga kasih judubuku patutbaca🙂 )I(

  3. loverina27
    24 Desember 2011

    kang…aku ijin share y..😀

  4. Tatty Elmir
    16 Mei 2012

    Great.
    Suka kata-kata Ridwan “Jika ingin mendapatkan jodoh yang berkualitas, harus meningkatkan kualitas diri terlebih dahulu.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 27 Oktober 2011 by in sepotong episode.
%d blogger menyukai ini: