.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Emm…

Aku sholeh ? Ah, aku terlalu jauh jika disebut sholeh
Aku tampan ? Bisa saja, ayam saja tidak mau melirikku
Aku pintar ? IP ku kemelud tau!
Aku baik hati ? Mungkin lebih sering tak peduli
Aku kaya ? Mengejekku ya?
Aku romantis ? Kata-kataku tak pernah puitis
Kalau saja Tuhan tidak sayang aku kemudian Dia memperlihatkan semua aibku,
Pasti kau akan jijik melihatku.

 

Menurutmu aku kasar? Mungkin aku lebih kasar dari preman
Menurutmu aku tak berperasaan? Mungkin hatiku terlalu keras
Menurutmu aku sok-sokan ? Terserah kamu lah
Menurutmu aku egois ? Boleh jadi
Meski menurutmu, menurut dia, menurut mereka, menurutku, itu semua Relatif
Bisa jadi aku aku lebih buruk dari yang kau kira
Mungkin pula aku lebih baik dari yang kau duga, yang ini tak usah kau pikir lah

 

Beginilah diriku
Silahkan kau memandangku bagaimana
Aku hanya berusaha menjadi yang terbaik, di pandangan Tuhanku
Syukur jika makhluk-Nya juga memandangku baik
Kalau pun tidak,
Emm… ya terserah kamu lah
 
 
 
Yogya, 1.11.11
Perpus JTMI, habis ujian metnum
sambil nunggu hujan reda
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 1 November 2011 by in syair.
%d blogger menyukai ini: