.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Tumben

Tumben, kau mau menyapaku
Tumben, kau menampakkan senyum padaku
Tumben, kau menyambut hangat kehadiranku
Tumben, kita akur
Tumben, kau mau mengunjungiku meski dalam mimpi
 
 
Emm…
Tumben juga, aku tidak aku paham dengan apa yang aku tulis
Tumben juga, yang aku tulis tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi : sepertinya
Satu yang tidak aku tumbenkan, tentang hati
Lebih tepatnya tentang kedamaian hati
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

 

 

Puirid ga mutu
Mabok kambing di Asrama
6 Nov 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 8 November 2011 by in sepotong episode, syair and tagged .
%d blogger menyukai ini: