.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Penipu yang Tertipu

#Ngaji

Kau pernah tertipu? Atau malah menjadi penipu?

Kawan, Jika kita berulangkali tertipu oleh seseorang dengan teknik tipuan yang sama, maka hanya ada dua kemungknan. Penipu itu sangat brilian atau kita yang sangat bodoh. Tidak ada yang lebih pintar dalam hal tipu-menipu dibandingkan setan.

Saking pintarnya kebanyakan kita tidak sadar sedang tertipu. Kadang juga tak sadar kalau kita menjadi penipu :  Menipu hati nurani sendiri. Bertahun-tahun kita melakukan dosa yang sama. Bahkan ada di antara kita yang sudah menganggap ringan dosa-dosa kecil dan merasa tidak bersalah ketika melakukan dosa besar. (astaghfirullah..)

Sebenarnya setan tidak cukup pintar menjebak kita, hanya kita yang terlalu bodoh dan tidak peduli. Contoh hasil tipuan ringan setan adalah seringkali orang kecewa karena gagal mendapatkan uang 1 atau 2 juta rupiah. Tapi hampir ia tidak pernah bersedih karena kehilangan shalat sunat fajar. Padahal dua rakaat shalat sunat fajar itu di sisi Allah lebih baik dari dunia seisinya.

Hasil tipuan terbesar adalah jika seseorang menjadi teman setan di neraka. Ia tidak hanya menderita tetapi  kehilangan keberuntungan terbesar yaitu surga seluas langit dan bumi dan perjumpaan dengan Allah SWT. Maka seperti pesan bang Napi, Waspadalah !!

Bandung, 25.2.12
Ngaji ust Abdul Hakim

2 comments on “Penipu yang Tertipu

  1. Siti Lutfiyah Azizah
    27 Februari 2012

    ngomong2 soal tertipu, aku jadi inget tentang ungkapan kalo seorang muslim tidak akan jatuh dua kali ke lubang yang sama. nah, gimana kalo ternyata dia terkecoh lagi di masalah yang jauh lebih besar, tapi ternyata kalo dipikir-pikir mirip sama masalah masa sebelumnya, apa yang begitu bisa dibilang tertipu dan terjatuh di lubang yang sama, lagi ya?

    • kangridwan
      28 Februari 2012

      kayak aku bilang, ada dua kemungkinan : penipu yg luar biasa hebat, atau kita yang luar biasa bodoh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 25 Februari 2012 by in hikmah, ngaji yuk.
%d blogger menyukai ini: