.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Aa, bukan A’a’

Indonesia memang begitu kaya akan budaya. Bahasa daerah ada begitu banyak. Dalam satu bahasa saja ada dialeknya masing-masing tiap daerah. Bahasa Jawa misalnya. Bahasa Jawanya Jogja beda dengan Banyumas yang ngapak. Beda lagi dengan daerah pantura. Beda lagi dengan Jawa Timuran. Itu baru bahasa Jawa !

Belakangan saya berada di lingkungan berbahasa Sunda. Kalau kekhasan bahasa jawa Jogja adalah medok,model banyumas ngapak, maka bahasa Sunda memiliki kekhasan tersendiri. Menurut pengamatan saya, ujung kata/kalimat yang diucapkan mengalami penekanan.

Dari penekanan itu, seringkali suku kata terakhir merupakan perulangan dari suku kata sebelumnya. Misal : Aa’, TeTeh, Tatang, Eep, Mamang. Selain itu, kata yang berang ujungnya tidak dimatikan atau  tidak dibaca wakaf atau berakhiran dengan huruf vokal, pasti akan mengalami penekanan seakan-akan bertemu hamzah tanwin (efek ngajar TPA).

Contoh: Kumaha akan dibaca kumaha’, didie akan dibaca didie’, eta jd eta’, sabaraha jadi sabaraha’, awewe jadi awewe’.

Itu juga yang saya alami ketika ngajar ngaji/TPA adik-adik di sini.

Ja la sa, dibaca ja’ la’ sa’. Saya bersusah payah agar mengikuti saya mengatakan ja tapi tetep saja yang keluar dari mulutnya ja’. Akhirnya saya berpikir bagaimana bisa membaca cara mengatasinya.

saya: ja
Aldi : ja’
saya : jaa, ga usah diteken
Aldi : jaaa’
saya : ja la sa
Aldi : ja’ la’ sa’

“Bacanya jangan diputus ya (karena kalau diputus pasti jadinya seperti itu), langsung dibaca Jalasa”

Akhirnya bisa juga, meski tetep saja ujungnya ditekan. Jadinya : Jalasa’

Fuih..

 

-.-a

24 feb 2012

Iklan

6 comments on “Aa, bukan A’a’

  1. Siti Lutfiyah Azizah
    27 Februari 2012

    teringat saat logat kita berbeda dengan orang lain, jadi disenyumin terus. tapi paling seru tuh denger kalo orang2 indonesia timur yang ngomong, lucu aja, unik 🙂

    • kangridwan
      28 Februari 2012

      Logatnya Hapriyanto UnHas inget?
      🙂

      • Siti Lutfiyah Azizah
        28 Februari 2012

        ahaha, terus kamu protes gara2 aku niruinnya lebih mirip orang batak daripada makasar :p

      • kangridwan
        29 Februari 2012

        haha, ka u ma sih ingat saja

  2. dewi
    27 Februari 2012

    berarti lebih enak ngajar ngaji disini
    Pondok Aren, Tangerang..
    rata-rata orang Jawa, lengkap dengan dialeknya

    Tinggal Menghitung hari di Bandung

    • kangridwan
      28 Februari 2012

      Mbak ngajar ngaji juga kah?
      aseeek

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 26 Februari 2012 by in sepotong episode.
%d blogger menyukai ini: