.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Bukan Ridwan Shakespare

Nama memang tidak selalu sesuai dengan kenyataan sebagaimana doa atau harapan tidak selalu dikabulkan. Kalau kau mampir ke Kutoarjo, ada dua tempat makan yang sangat terkenal : mbok SUSAH dan bakso pak SUKAR. Keduanya laris manis, kontras dengan namanya.

Sementara ada lagi kenalan bernama Slamet, tapi sudah sekitar 4 tahun (atau lebih) dia mengalami koma. Tidak sadarkan diri. Ada juga tokoh yang ada kata Muhammad dalam namanya tapi tidakannya, tulisannya, pemikirannya justru menginjak-injak ajaran Nabi Muhammad SAW.

Keponakan agak jauh. Namanya Muchlis tapi berhubung sakit-sakitan, simbahnya mengusulkan agar namanya diganti. “Kabotan jeneng” katanya. Nama Muchlis yang sangat baik itu diganti dengan nama : Ruba. Entah apa artinya. Saya tidak tahu. Orang tuanya juga sepertinya susah menjelaskan artinya. Dan anehnya, setelah namany diganti menjadi Ruba, dia tidak sakit.

Ada yang namanya Kaslan tapi orangnya rajin banget bekerja. Padahal Kaslan dalam bahasa Arab artinya pemalas. Ada yang namanya memakai gelar Rasulullah. Namanya Al Amin, tapi tersangkut korupsi. Menjadi tersangka dan sekarang dipenjara.

Namun demikian, bukan berarti saya sepakat dengan kata-kata popularnya Shakespare : “Apalah arti sebuah nama”. Nama tetaplah penting untuk dipikirkan. Karena itu merupakan doa. Masalah terkabul atau tidak itu bukan urusan kita. Selain itu, nama juga akan menjadi kesan pertama ketika berkenalan. Maka jangan heran kalau para penulis banyak yang menggunakan nama Pena. Salah satu alasannya adalah agar tulisannya memiliki kesan baik bagi pembacanya.

Coba deh, nama kamu siapa? Kamu tau tahu tidak apa arti namamu? Pasti orang tuamu tidak asal-asalan memberi kamu nama. Iya kan?

Oke, pertanyaan berikutnya. Apakah kamu dipanggil sesuai dengan nama di Akte-mu? Tidak semua orang dipanggil sesuai dengan nama di KTP. Ada yang menggunakan Inisial. Pak eSBeYe, Pak JeKa, Pak HaeNWe, Bu eRKa (guru bahasa Inggris SMA), Pak TeWe (Wali kelas SMP). Ada yang menyingkatnya. Pak Jokowi, Ribud (Ridwan Budiman), Asu (Amat Susilo), Ahsur (Ahmad Surendra).

Ada juga yang diplesetin dikit dari nama aselinya. Jupri jadi Jupe. Iqbal jadi Iboy. Joko jadi Jack. Muhammad jadi Mamet. Selain itu juga ada yang dipanggil karena kekhasan pada fisiknya. Ndut, pak Kumis, Pak Jenggot, Kriwil (rambutnya).

Masih ada berbagai jenis panggilan. Yang jelas ada yang sebenarnya kita tidak mau dipanggil dengan panggilan itu. Mau bagaimana lagi, yang manggil kan orang lain ya terserah orang lain dong. Namun ada juga yang justru nama panggilannya lebih keren daripada nama aselinya.

Ada warung makan di dekat UGM. Sedikit orang yang tahu kalau nama aseli warung itu adalah warung Tazkia karena lebih dikenal dengan nama warung ijo (gara-gara catnya ijo) atau warung PKS (gara-gara yang jual pake jilbab gedhe dan ada kalender PKS).

Intinya begini. Bisa jadi nama tidak sesuai dengan kenyataannya. Namun tidak jarang nama itu sangat erat kaitannya dengan kenyataannya. Orang bisa senang denganmu gara-gara kita memanggil  dengan nama yang baik, yang disukainya. Bisa juga membuat kesepakatan dulu karena bisa jadi kita bisa membuat panggilan sayang atau panggilan spesial buat dia. (siapa “dia”, terserah kamu deh).

**

Saya jadi teringat ketika bersama bapak saya bersilaturahmi ke tempat simbah (Bu Lek nya Bapak). Bapak saya kan namanya Suhadak, biasa dipanggil Pak Hadak. (Sukarno-> Pak Karno, Suharto-> Pak Harto)

Nah, ini ketika ketemu simbah saya itu beliau memeluk erat Bapak saya. Lalu menyapanya,

“Piye kabarmu, Su. Sehat sehat saja kan ?”

-.-“

Kutoarjo, 20.3.12, 23:56

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 20 Maret 2012 by in opini, sepotong episode.
%d blogger menyukai ini: