.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Yang Paling Ditunggu Perempuan itu …

#Cuma cerita fiksi
Sepesial untuk kalian : Galauers

“Yang paling ditunggu perempuan itu bukan kata-kata ; I love you, aku suka kamu, atau saya kagum padamu. Tapi kata-kata; Will you marry me, maukah kau menjadi isteriku, atau yang paling dahsyat-saya terima nikah dan kawinnya..”

Kalau saja yang mengirim sms itu bukan kamu, mungkin aku tidak akan menggubrisnya. Kalaupun membaca ya sekedar membacanya. Mungkin mengendap sebentar di fikiran, kemudian menguap entah kemana. Kalaupun suatu saat aku ingin mengingatnya, pasti aku akan kesulitan mencari folder di otakku : dimana aku menyimpannya.

Masalahnya, pengirim sms itu adalah kamu. Itu persoalannya.

Sepertinya kamu bisa membaca perasaanku. Atau aku yang terlalu bodoh menyembunyikannya. Kamu sepertinya tahu kalau sms-sms berisi kata-kata mutiara yang sering aku kirim ke kamu merupakan kamuflase. Bukan murni ingin menasehatimu, tapi ada misi terselubung lainnya: ingin menyentuh hatimu.

Bodohnya aku. Harusnya aku bisa mengemasnya lebih cantik. Membungkusnya lebih rapi. Sepandai-pandainya menyimpan bangkai pasti akan tercium juga. Ah, perasaanku ini bukan bangkai, tapi bunga yang harum. Sementara ini, aku hapus dari kamus di pikiranku. Aku ganti menjadi: Sepandai-pandai menyembunyikan bunga yang harum pasti akan ketahuan juga.

Sebentar, sepertinya aku harus memeriksa lagi bunga yang aku sembunyikan. Jangan-jangan bunga itu bunga bangkai. Kalau itu yang terjadi, percuma aku mengganti peribahasa itu. Toh sama-sama bangkainya. Namun aku yakin, ini bukan bunga bangkai.

Kamu memang pantas aku kagumi : Sepertinya. Kamu bisa mencium bunga harum yang kusembunyikan itu. Dan aku sepertinya juga bisa mencium apa yang kau sembunyikan : Bunga yang harum juga. Sama. Yes !!

Baru saja aku menyusun kata-kata tentang kekagumanku padamu, baru saja aku menyusun kalimat-kalimat ampuh yang melebihi gombalannya Andre OVJ, tiba-tiba sms itu masuk ke dalam inbox ku. Aku kalah cepat. Kamu terlabih dahulu melakukan tangkisan yang jitu. Lebih ampuh dari tangkisan arae maki, momtong maki, atau elgol maki yang diajari sabeum taekwondo.

Setelah aku pikir-pikir, aku musti bersyukur atas ke-kalah cepat-an ini. Untung saja sms kamu yang duluan masuk ke hapeku. Untung saja kamu belum membaca gombalanku. Untung saja kamu belum terlalu jauh membaca ketololanku. Meski Cuma dalam hati, aku mengucapkan terimakasih banyak untukmu, tararengkyu.

Aku hapus sms tadi. Aku lupakan waktu 15 menit untuk googling dan menyusun kata-kata indah itu. Diam-diam aku menyusun sms balasan untukmu: Tunggu, aku akan mengucapkan kata-kata yang paling ditunggu oleh perempuan kepadamu.”

Hampir saja tombol send akan aku pencet, aku mengurungkannya. Aku kepikiran sesuatu. Seakan-akan ada yang bertanya padaku :”Kamu menyuruhnya menunggu? Itu berarti kamu menjanjikan sesuatu padanya dong. Kamu yakin, bisa segera menepati janji itu? Ngaca dulu Bung!! Tapi, kalo sudah siap sih ga masalah”

Betul juga. Mending aku mempersiapkan segalanya untuk mengucapkan kata-kata yang paling ditunggu oleh perempuan, lebih khususnya ditunggu oleh kamu. Setelah siap, aku akan memberimu kejutan. Ini jauh lebih keren kan? Nah pertanyaannya, gimana aku membalas sms kamu. Hmm… Ah, kenapa dibikin pusing. Gitu aja kok repot.

Aku mengetik tiga karakter. Lalu aku aku kirim ke nomor kamu. Semoga kamu bisa memahami sms balasanku yang begitu singkat itu.

: – )

 

Kutoarjo, 26.3.12

Iklan

One comment on “Yang Paling Ditunggu Perempuan itu …

  1. yourha
    26 Maret 2012

    kayaknya lagi fall in love yaa..
    kalau sudah waktu nya buruan kata kan..hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 26 Maret 2012 by in Cerita Fiksi, hikmah, opini.
%d blogger menyukai ini: