.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Buku yang Mencerahkan

judul asli : Kaifa Nata’amal ma’a Sunnatin Nabawi

Sebagian orang masa kini, dengan mudah mengeluarkan berbagai fatwa di bidang agama, mengharamkan dan mewajibkan, mem-bid’ah-kan dan mem-fasiq-kan, bahkan ada kalanya mengkafirkan orang lain, dengan berdalilkan beberapa hadis yang seandainya dapat ditermia kesahihan sumbernya, namun masih belum dipastikan dalalah (petunjukkan yang disimpulkan dari)-nya secara tepat dan tidak menimbulkan keraguan dan kekacauan

Di ujung lainnya, beberapa aliran atau kelompok Muslim, telah bersikap berlebihan dengan menolak sejumlah hadis yang disahihkan oleh para pakar hadis, semata-mata karena kandungannya-menurut mereka- tidak dapat diterima akal mereka dan tidak sesuai dengan kemajuan zaman.

Buku ini menjelaskan tentang “Bagaimana berinteraksi dengan hadis Nabi saw” dan tentang berbagai karakteristik serta ketentuan umum yang sangat esensial guna memahami As-Sunnah secara proporsional, tidak hanya berhenti pada susunan lahiriahnya saja, seraya melupakan jawa dan semangat yang menjadi tujuannya, tetapi juga tidak mengabaikannya sama sekali, semata-mata karenadianggap tidak sesuai dengan kepentingan kelompok atau pribadi, ataupun dengan perkembangan masa kini.

 

Yang saya tulis di atas adalah tulisan di halaman sampul akhir buku berjudul “Bagaimana Memahami Hadits Nabi SAW” karya Ulama kontemporer, Dr Yusuf Qardhawi, yang diakui secara meluas sebagai sorang ahli fiqih terkemuka masa kini. Buku ini berjudul asli “Kaifa Nata’amal ma’a Sunnatin Nabawi”.

Buku ini benar-benar memberi saya pencerahan dalam memahami Islam. Bahwa islam adalah manhaj yang Komprehensif, manhaj yang Seimbang, manhaj yang Memudahkan.

Seringkali kita menempatkan hadits tidak pada posisinya. Sehingga saya pernah bertanya dalam benak saya: Apakah untuk berislam yang baik dan benar harus seperti itu? Betapa beratnya islam ini, sepertinya penuh dengan ancaman, larangan, dosa, haram, tidak boleh, ini, itu. Terlebih ketika saya berinteraksi dengan golongan islam terntentu. Seakan-akan amalan yang saya lakukan selama ini tidak ada gunanya.

Setelah membaca buku ini, saya merasa tercerahkan. Berbagai pertanyaan-pertanyaan dalam pikiran saya selama ini terjawab. Bahwa yang Universal dan Abadi adalah Al Quran. Sementara Hadits bersifat lokal, partikular dan temporal karena hadist bersifat menjelaskan AlQuran dalam penerapannya dalam dimensi tempat dan waktu saat itu.

Jadi untuk memahami hadits, ada metode-metodenya. Tidak bisa semuanya kita terima secara tekstual. Tapi ada langkah-langkahnya. Sehingga islam terlihat sebagaimana islam. Islam itu Indah.

Setelah membaca buku ini, saya ingin semua umat islam, khususnya kawan-kawan saya, membaca buku ini sebagai bekal memahami agama yang benar. Karena tanpa pemahaman yang benar, Al Islamu Mahjubun bil muslimin. Islam akan tertutup oleh Umat islam itu sendiri.

Yogya, 3 Januari 2012

2 comments on “Buku yang Mencerahkan

  1. Little Light
    2 April 2012

    Juni 2012?

    • kangridwan
      2 April 2012

      januari,
      hihi salah nulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 2 April 2012 by in ngaji yuk, Resensi.
%d blogger menyukai ini: