.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Sanggar Menulis Cahaya

yang nde-disain Wahyu

Aku ingin bercerita tentang salah satu aktifitasku saat ini.

Sejak bulan Maret yang lalu aku menjadi pengajar SMC (Sanggar Menulis Cahaya). Sebenarnya kurang pas kalau dibilang mengajar, lebih tepat mungkin belajar bareng. Namun, tak apalah disebut sebagai pengajar.

SMC merupakan program kerjasama antara FLP Yogyakarta dengan Perpustakaan kota Yogyakarta. Peserta SMC adalah anak-anak SD kelas 4-5. Mereka masih imut-imut dan nggemesin. Aku menjadi merasa kembali ke dunia anak-anak.

SMC yang aku ajar ini merupakan SMC angkatan 4, jadi sudah ada 3 angkatan sebelumnya. Aku tidak sendirian ngajar SMC4. Partnerku adalah Ana, mahasiswi Farmasi. Lengkaplah ketidaknyambungan bahwa mahasiswa Farmasi dan Teknik mesin memberi pelatihan menulis buat anak-anak.

Tak apa lah, jaka sembung aja boleh naik ojek. Ya kan?

Setiap Sabtu jam 1 siang, aku bertemu mereka. Menjadi tantangan tersendiri untuk menggairahkan suasana di jam ngantuk, apalagi yang dihadapi anak-anak. Perlu trik-trik jitu. Mulai dari yel-yel, nge games, nyanyi, sampai ndongeng. Belum lagi kalau mereka pada tidak mau nulis. Wuhuuu.

Tiap pertemuan membahas satu tema, misal: latar, penokohan, alur. Setelah itu mereka praktek nulis membuat cerita. Walhasil, tiap sabtu adik-adikku itu membuat minimal satu cerpen. Aku sendiri kadang terkagum-kagum dengan tulisan mereka dengan imajinasi tingkat tingginya. Pada waktu seusia mereka dulu, aku belum bisa membuat cerpen.

Ketika aku ga bisa hadir, Ana yang menghendle. Ketika Latgab di Surabaya, ketika FIM, aku tidak bisa datang. Yang membuat hati tergetar adalah ketika Ana ngirim sms, “Wan, anak-anak pada nanyain kamu tuh !”. Ahahay, senengnya ada yang merindukan.

Kau pernah mendengar KKPK ? Kecil-Kecil Punya Karya? Itu loh, semacam novel karya anak-anak terbitan DAR Mizan. Ada juga anak SMC angkatan 2 yang sudah menulis lebih dari satu novel yang diterbitkan.

Bagiku, ngajar SMC menjadi hal yang spesial. Pertama, bisa belajar dan bermain bareng anak-anak. Kedua, bisa menjadi sarana refreshing yang jitu. Tiap selesai SMC biasanya ngobrol-ngobrol ngalor ngidul bareng teman-teman CWC (divisi FLP yang mengurus pelatihan kepenulisan). -> ngobrol bareng Fatma, Rara, Whisnu, Ana, sesekali ada mas Iim, Novi, Wahyu, Andhika, mas Angga, mb Dwi.

Sebelum kututup tulisan ini, aku kasih tau yel-yel SMC. Jadi, aku akan meneriakkan kata CAHAYA, lalu adik-adik menjawab nya. Seperti ini.

Cahaya !! KREATIF !!

Cahaya !! SMART !!

Cahaya !! GUE BANGET !!

Sanggar Menulis Cahaya

Sanggar Menulis Cahaya bareng kak Ridwan & Kak Ana

Yogya, 9 Mei 2012

6 comments on “Sanggar Menulis Cahaya

  1. Little Light
    10 Mei 2012

    wah, pengen… hehe.. kadang pengen lebih bisa berinteraksi ama anak2.. gara2 ga punya adik, jadinya paling ga bisa deh ngadepin anak2😛

  2. Ping-balik: Surat untuk Pak Presiden | .: Petualang Kehidupan :.

  3. Ping-balik: SMC on Action | .: Petualang Kehidupan :.

  4. ashif1st
    21 Mei 2012

    wah, kayaknya yel2 nya belum ganti dari jamannya mas pam2 n mb iwul ya wan? hehe…😀 *salam buat bu afi ya… perpuskot selalu ngangeni

  5. Ping-balik: Nekad Menjadi Pembicara | .: Petualang Kehidupan :.

  6. Dhifa
    10 Mei 2013

    Aku gk ada gara2 gk masuk -_____-”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 9 Mei 2012 by in sepotong episode.
%d blogger menyukai ini: