.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Mbak Jun

#Cuma cerita Fiksi

Mbak Jun, begitu aku memanggilnya. Orangnya begitu ceria, ekspresi wajahnya, cara bicaranya, bahasa tubuhnya, menunjukkan kalau dia perempuan yang seakan-akan memandang segala sesuatu dengan ceria. Selalu merasa bersyukur, sepertinya. Kalau boleh menebak, mungkin mbak Jun ini mirip dengan ‘Aisyah. Istri Rasulullah SAW yang selalu ceria. Mungkin sih.

Karena alasan itu, aku merasa enjoy dengan mbak Jun. Seakan-akan aku ngobrolnya begitu nyambung dengannya. -Entah dianya nyambung dengan orbolanku tidak-. Kesamaannya adalah aku dan mbak Jun sama-sama orang yang ceria, bedanya kata-kata mbak Jun lebih bermutu & berbobot sementara aku slengekan dan ga mutu babar blas.

Terbukti ketika aku menelponnya, hanya dari suaranya saja aku merasakan aura keceriaannya. Aku langsung terbawa suasana ceria, mengalahkan suasana kebutekan pikiranku seharian.

***

“Jadi, berapa orang binaan kamu?” Entah darimana awal ceritanya, tiba-tiba sampailah mbak Jun melontarkan pertanyaan itu.

“Mbak ini bercanda, kalau aku membina ga kebayang gimana entar binaanku. Cah nakal begini, membina? Yang ada entar malah membinasakan. Hehe”

“Ngga juga, kamu tuh orang filosofis. Dari tulisanmu kelihatan kok. Tulisan itu menunjukkan hati dan pikiran penulisnya” Mbak Jun ngomongnya mulai serius, tanpa sedikitpun mengurangi unsur keceriaan.

Beberapa detik aku berfikir. Aku memang mem-Bold dan italic kan kata-kata Tulisan itu menunjukkan hati dan pikiran penulisnya. Tersadar aku sedang menelpon, khawatir pulsa semakin mahal aku langsung menanggapi kata-katanya.

“Ah, tulisanku ga mutu gitu kok mbak, menunjukkan hati & pikiranku yang juga ga mutu”

“Kamu itu ya, selalu saja merendah. Rendah diri itu namanya !” Nada mbak Jun mulai meninggi, tapi tetap saja tidak mengurangi unsur keceriaannya.

“Ah, ah, justru ketika aku tuh nyadar kalau diriku masih rendah jadi musti meningkatkannya. Kalau aku merasa tinggi aku akan merendahkan orang lain yang bisa jadi sebenarnya aku lebih rendah” Aku menjawab lebih serius kali ini.

“Jadi kamu rendah diri ya? Minder ya? Pesimis ya?”

“Terserah kata orang. Aku PeDe dengan diriku. Aku optimis dengan apa yang kulakukan, karena menurutku optimis itu berkaitan dengan keimanan, lebih ekstrim mungkin bisa dikatakan berkaitan dengan tauhid. Optimis itu meyakini bahwa Allah membersamai kita”

“Buktinya?”

“Hmm… Kemarin tuh, ketika aku ikut acara yang pematerinya tokoh-tokoh Nasional, tiap selesai  materi, peserta pada berebut ingin poto bareng atau minta tanda tangannya. Trus beberapa waktu kemudian Poto Profil di FB-nya adalah gambarnya dengan dengan si Tokoh nasional itu. Itu kan namanya ga Pede, numpang beken. Ga asyik banget gitu”

“Emangnya kamu nggak?”

“Ya aku bakal poto bareng orang-orang keren itu kalau  mereka yang meminta. Berhubung aku belum sekeren mereka ya aku duduk saja, Melihat sang pembicara dikerubuti oleh kawan-kawanku yang menjadi fans beratnya. Sambil kubayangkan suatu saat aku bakal dikerubuti …”

“Dikerubuti nyamuk ?” Mbak Jun ngajak becanda.

“Bukaaan, tapi dikerubuti bidadari surga. Karena aku ceritanya bakal jadi orang terkenal, jadi pembicaraan makhluk-makhluk yang ada di langit”

“Haha kamu ini bisa saja. Lha emangnya ..

Pet !

Tiba-tiba suara terputus. Ternyata pulsa habis. Terpaksa obrolan dihentikan. Agak sedikit kesal, tapi ada untungnya juga. Aku jadi berhenti ngomong ga mutunya, aku berhenti memperlihatkan kebodohanku.

Namun tetap ada yang terasan masih membekas. Kau pasti bisa menebaknya : Suasana Keceriaan.

🙂

Makasih, mbak Jun.

 

Yogya, 11 Mei 2012

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 11 Mei 2012 by in Cerita Fiksi, sepotong episode.
%d blogger menyukai ini: