.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Aku Ingin Mencintaimu Secara Bersahaja

Aku ingin mencintaimu biasa-biasa saja. Secara bersahaja. Ini bukan karena aku tak mencintaimu lho. Satu-satunya alasan itu adalah karena aku takut pada bahaya cinta. Semua ini demi kepentinganku, kepentinganmu, dan kepentingan kita bersama.

Untuk kepentinganku, Aku khawatir jika cintaku bertepuk sebelah tangan  atau yang kucintai menghianatiku. Pasti aku akan menderita yang sangat amat. Tidak ada jaminan orang yang aku cintai akan selalu mencintaiku. Agaknya bagaiamanapun akan sangat susah sekali untuk menjalani cinta yang hanya memberi tak harap kembali itu.

Untuk kepentinganmu, sakit hatiku yang sangat amat itu pasti akan membebani hidupmu. Padahal semakin besar cintaku maka semakin besar pula resiko sakit hatiku. Otomatis juga semakin besar pula resiko menjadi beban bagi hidupmu.

Untuk kepentingan kita bersama, dari dua penjelasan di atas sangat terlihat adanya hubungan yang sangat erat. Bahwa semakin besar cintaku maka semakin beresiko akan menjadi kesakitan kita bersama. Biarpun orang memandang akhir kisa Romeo & Juliet itu romantis, aku tetap memandang mereka berdua berakhir tragis.

Lalu, siapa kamu?

Kamu bisa jadi siapa saja karena cintaku bisa jatuh kepada siapa saja. Bisa jadi orang terdekatku. Bapakku, Ibuku, Adikku, kakakku, sahabatku, guruku, bahkan ustadz ngajiku sekalipun. Atau kelak istri dan anak-anakku. Ya, aku ingin mencintaimu secara bersahaja.

Cintaku yang terlalu besar pada bapakku bisa jadi membuatku membenci siapapun yang dia benci. Menantangnya satu persatu, menghardiknya, tak peduli semisal saja bapakku itu koruptor sekalipun. Cintaku pada anakku yang berlebihan akan membuatku marah-marah pada gurunya. Aku siap keluar uang berapapun (nyogok) agar anakku bisa masuk sekolah favorit.

Jika anakku seorang pengangguran, aku akan siap berkolusi dengan siapapun agar dia menjadi orang terpandang. Bisa jadi setelah dia sukses dia akan lupa padaku, dia lebih mengutamakan hartanya, jabatannya, pasangannya, lalu menyingkirkanku. Aku jadi stress kemudian mengutuknya sebagai anak durhaka. Aku akan menjadi makin stress kalau sudah mengutuk, e.. ternyata kutukanku ga mempan.

Cinta yang berlebihan bisa berubah menjadi cinta buta. Cinta buta tidak bisa melihat lagi cahaya kebenaran. Biarpun aku katakan cintaku untukmu ini spesial, tapi aku ingin mencintaimu secara bersahaja. Karena di situlah letak spesialnya itu.

27.5.12

Iklan

3 comments on “Aku Ingin Mencintaimu Secara Bersahaja

  1. Nindy
    29 Mei 2012

    kata Ali Bin Abi Thalib.
    Janganlah kamu terlalu membenci sesuatu hal, sehingga kamu mencintainya. Dan janganlah kamu terlalu mencintai sesuatu hal, sehingga kamu membencinya.. ~~ cintailah dengan sewajarnya…

    • kangridwan
      29 Mei 2012

      sip !

  2. imel
    5 Juni 2012

    pernah juga ada yang bilang kayak gitu ke aq! persis!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 27 Mei 2012 by in opini.
%d blogger menyukai ini: