.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Exergy Kehidupan

“Yang namanya potensi itu, bisa membanggakan atau memalukan. dalam perspektif Mechanical Engineer, yang terpenting adalah bukan pada seberapa banyak potensi yang dimiliki sebuah sistem, tapi yang terpenting adalah berapa besar ‘Useful Works’ yang dihasilkan sistem tersebut!! Nah, itu gambaran mudah tentang Exergy”, kata Prof Harwin ketika kuliah Termodinamika 2 beberapa hari yang lalu.

Aku dan mas Iqbal yang sama-sama melakukan pendalaman materi (baca: Ngulang!) mata kuliah itu cumah bisa senyam-senyum duduk di kursi paling belakang. Merasa tertohok setohok-tohoknya. Belum lagi ketika Prof Harwin melanjutkan wejangannya :

“Sekeren apapun Anda sekarang, mungkin menjadi pengusaha, atau sering ngisi materi di mana-mana, karena status Anda adalah mahasiswa, jangan salah kalau orang bertanya : IPK nya berapa Mas?. Karena itu yang menjadi parameter ketika Anda berstatus mahasiswa”.

Wejangan ini semakin menohok. Jadilah saya mendapatkan tohokan beruntun. Saya menoleh ke arah mas Iqbal yang masih juga senyam-senyum meski saya tahu kalau hatinya mengalami tohokan kuadrat. Beruntung saya duduk di sebelah mas Iqbal. Entah kenapa, Saya bisa jadi lebih bersyukur. 🙂 Piss mas!

“ ah, aku rasa, ini bukan hanya dalam sistem permesinan, tapi juga dalam sistem kehidupan kita. Bahasanya, berapa pun banyaknya talenta yang kita miliki, itu bukan yang terpenting, yang terpenting adalah seberapa besar KEBERMANFAATAN yang bisa kita hasilkan!!” Itu kesimpulan dari Mas Iqbal.

Seandainya, Anda punya uang 1 Miliyar di Bank. Kebetulan Anda dalam kondisi sangat haus dan butuh uang untuk membeli sebotol air mineral. Tapi tidak ada sepeser uangpun yang Anda bawa meski sebenarnya punya uang 1 Miliyar. Sementara kawan Anda yang juga haus, punya uang 100 ribu dan itu satu-satunya uang yang dia punya. Dalam kondisi ini, uang 1 Miliyar Anda itu membanggakan atau memalukan?

Saya jadi teringat buku Character Buliding karya Erie Sudewo. Bahwa kapasitas seseorang (potensi) itu penting untuk ditingkatkan. Namun ada hal lain yang perlu di perhatikan juga, yaitu kapabilitas : kemampuan menggunakan kapasitas yang dimiliki. Kapasitas dan Kapabilitas, itulah yang kemudian disebut dengan Kualitas.

Jadi, kita sudah mendapat pelajaran dari Pak Harwin, Mas Iqbal, dan pak Erie Sudewo mengenai exergy. Exergy dalam sistem permesinan dan juga dalam sistem kehidupan. Lalu apa kesimpulan saya? Kali ini saya tidak ingin membuat kesimpulan. Saya tidak mampu merangkai kata-kata dan analogi untuk mempergurih tulisan ini. Mungkin karena efek jurus tohokan beruntun tadi. Toh, 3 narasumber di atas sudah lebih dari cukup.

Perpus JTMI, 05.06.12

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 5 Juni 2012 by in sepotong episode.
%d blogger menyukai ini: