.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Loncat Kelas

Waktu SD dulu, setelah kelas 3, Paijo loncat kelas langsung kelas 5 tanpa mampir kelas 4 dulu. Di kelas 5, Paijo mendapat peringkat 3 dari 40 siswa. Padahal 39 temannya itu mampir kelas 4 dulu. Hanya Paijo yang loncat kelas. Apa kata orang tentang Paijo?

“Keren !!”

“ Pasti Jenius”

“Luar biasa”

Loncat kelas tentunya beda dengan kelas akselerasi. Pada kelas akselerasi , materi yang seharusnya 3 tahun diringas menjadi 2 tahun, maka loncat kelas hanya meloncat begitu saja. Melewatkan materi di kelas 4. Jadi selama 2 tahun terakhir, Paijo hanya mengikuti kelas 3 dan 5.

Apakah ini berarti Paijo melewatkan proses? Iya, memang begitu. Namun toh tidak masalah karena dia bisa mengikuti pelajaran di kelas 5, bahkan mendapat peringkat 3. Bukankah ini lebih efisien? Ini juga menunjukkan bahwa Paijo orang yang luar biasa, hebat. Tidak sedikitpun peloncatkelasan yang dilakukannya membuat dirinya dipandang rendah, yang ada justru sebaliknya.

##

Dalam hidup ini, saya melihat tidak sedikit orang yang luar biasa, bisa melakukan “loncat kelas” seperti Paijo. Tentunya yang saya maksud di sini dalam hal kebaikan.

Ada orang yang tanpa menunggu menjadi kaya, untuk menjadi orang yang ringan tangan. Padahal untuk menjadi orang yang ringan tangan, mudah member, biasanya setelah kaya.

Ada orang kaya yang rajin beribadah, rajin shalat malam, rajin puasa, tanpa menunggu jatuh miskin terlebih dahulu.

Ada kawan yang selalu menjaga kebersihan kos, membersihkan kamar mandi, menyapu halaman, meski itu bukan jadwal piketnya.

Ada juga kawan yang memberi hadiah meski dia tidak diberi terlebih dahulu, atau meskipun yang diberinya hadiah tidak sedang ulang tahun.

Ada seorang kawan yang tidak haus kekuasaan, ataupun kepopuleran, seakan-akan dia sudah bosan mengalaminya.

Ada anak muda yang rajin beribadah ke masjid, tanpa menunggu dirinya renta terlebih dahulu.

Mulai dari yang kecil dan sederhana : Ada orang yang menyapa dahulu memberi salam dahulu, meski dia belum disapa atau diberi salam.

Sampai yang luar biasa mulia : Mereka langsung masuk surga tanpa mampir di alam kubur, menunggu hari kiamat untuk ditimbang amalnya, mereka para Syuhada’

 

#Capcus, 6Ags12

sory, kalo berantakan & ga nyambung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 6 Agustus 2012 by in hikmah.
%d blogger menyukai ini: