.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Peluang Sama untuk Semua

Hari ini saya mendapat kabar duka, tentang kecelakaan bus yang membawa delegasi FULDFK (Forum Ukhuwah Lembaga Dakwah Kedokteran) di purwokerto, yang memakan 5 korban jiwa. Beritanya bisa dibaca di sini. Innalillahi wainnailaihi rojiun

Salah satu korban meninggal bernama Novilia Luffiatul Khoiriyah. Saya tidak kenal dia sebelumnya, meski saya bersaudara denganya. Bersaudara sesama muslim. Dia bloger. Empat hari yang lalu dia menulis tentang kematian. Judulnya Dosen Tak Bernyawa. Berisi tentang tafakurnya mengenai cadaver (mayat manusia yg digunakan untuk belajar).

Betapa bahagianya dia. Meninggal dengan mulia dalam keadaan khusnul khotimah (semoga). Meninggal dalam perjalanan agenda dakwah kampus. Sepertinya, mimpinya yang tertulis di blognya terwujud : Menjadi wanita dunia yang dicemburui bidadari surga. Ia memlih cara mati nya sendiri.

Coba jawab pertanyaan saya, menurutmu orang yang naik motor ngebut sama orang yang naik motor pelan-pelan peluang matinya besar yang mana? Orang yang ikut berperang dengan orang yang tinggal di rumah peluang matinya besar yang mana? Jawaban saya : sama. Semua memiliki peluang yang sama.

Bahkan orang yang sehat dan orang yang sakit memiliki peluang yang sama untuk mati. Tidak hanya sehat-sakit, tapi juga miskin-kaya, tua-muda, siap-tidak siap. Semua memiliki peluang yang sama untuk mati.

Ada tetangga desa yang koma bertahun-tahun, masih hidup. Ada kenalan yang baru kemarin ngobrol, tiba-tiba esoknya meninggal. Ada juga yang habis isya pamit main Badminton, paginya mati. Lagi-lagi, saya katakan : kita memiliki peluang yang sama untuk mati saat ini.

Jika Allah berkehendak, bisa saja tiba-tiba gedung dimana kamu saat ini berada roboh, bisa saja tiba-tiba kamu sesak napas lalu meninggal, dan masih banyak sekali kemungkinan-kemungkinan yang bisa membuatmu mati saat ini juga.

Maka sangat tepat, jika Rasullah mengatakan bahwa orang yang cerdas ialah orang yg mengingat kematian.

Cobalah sesekali kamu bayangkan jika saat ini kamu meninggal. (Bayangkan sejenak)

Siapa yang akan membayar hutangmu? Tahukah orang-orang terdekatmu, berapa hutangmu, pada siapa berhutang? Uang di Bank, bagaimana nasibnya? Nasib Facebook mu bagaimana? Hei, saya pernah memikirkannya. Ketika saya mau naik gunung, saya kasih tahu pasword FB & email saya pada seseorang. Agar kalau-kalau saya mati di gunung, trus ada yang ngucapin belasungkawa di FB saya, ada yang menjawab. Keren kan?

Tapi ternyata saya tersadar, ada yang lebih penting untuk saya pikirkan selain urusan hutang saya, harta saya (meski tak ada apa-apanya), wasiat saya, dan urusan dunia yang lainnya. Saya kadang lupa memikirkan : Sudah siapkah bekal saya?

Jika dimintai ditanyai Tuhan tentang tugas saya di dunia, sudahkah siap saya memberi jawaban? Bukankah kita memliki tugas : Beribadah pada Nya dan memakmurkan Bumi.

Ya, saya harus selalu waspada dan siaga. Kalau-kalau tiba-tiba ujug-ujugly dijemput Izrail. Karena saya, kamu, mereka, kita semua memiliki peluang yang sama, untuk mati 5 hari lagi, 5 jam lagi, 5 menit lagi, 5 detik lagi, bahkan juga saat ini.

)(

Ya Allah, Sesungguhnya kami meminta kepada Engkau keselamatan agama, dunia dan akhirat. bagus/sehat tubuh, bertambahnya ilmu dan rizki, Taubat sebelum mati, Kasih sayang saat mati, dan Ampunan setelah mati. Ya Allah. Bimbinglah kami saat sakaratul maut kami, dan keselamatan dari api neraka, dan maafmu di hari hisab di gelar.

5 Nov 2012

Iklan

2 comments on “Peluang Sama untuk Semua

  1. alfa bayu sanjaya
    5 November 2012

    siph!!
    satu ilmu lagi dari kang ridwan.
    Ta’awudz teriring Al Fatihah saya semoga membuat si penulis semakin giat menulis dan mencerahkan semua pembacanya.

  2. ukhtishalihah
    6 November 2012

    terimakasih Ridwan sudah menuliskan ini, saya jadi bisa mengambil banyak hikmah dari kejadian itu, semoga bisa jadi pengingat buat kita semua..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 5 November 2012 by in opini.
%d blogger menyukai ini: