.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Mendengar Adzan saat Forum

 Ini curhatan saya. Juga pendapat saya. Mohon tanggapan para pembaca nanti setelah selesai membaca tulisan ini.

Jadi begini, seringkali ketika sedang mengadakan forum terdengarlah suara adzan. Tanda waktu shalat sudah masuk. Tanda sekaligus panggilan. Ibarat sirine yang tidak sekedar mengeluarkan suara meraung-raung, tapi juga menggerakkan pendengarnya, entah itu sirine kebakaran agar pendengar segera menyelamatkan diri, atau sirine ambulan agar pengendara kendaraan segera minggir memberi jalan.

 “Oh, sudah masuk adzan. Mari kita pause sejenak” Kata moderator / MC / pembicara/ penguasa acara

“Mas, ada adzan. Kita berhenti sejenak dong!” usul peserta, diamini peserta lainnya.

Seringkali begitu. Pause, berhenti sejenak. Saya bertanya, untuk apa? Mereka menjawab : menghormati adzan. Setelah adzan selesai, tombol play dipencet lagi. Acara berlanjut.

Nah kalau pendapat saya begini. Cara terbaik menghormatinya adalah denga segera memenuhi panggilan solat itu. Jika memang acara/forum sudah hampir selesai, ya dilanjutkan saja agar segera selesai dan bisa segera pula memenuhi panggilan adzan, ga perlu pause.

Terkadang malah begini, menunggu adzan hampir selesai terus terdengar adzan lagi dari masjid yang lebih dekat, lebih keras, jadilah menunggu lagi. Makin lama pause nya. Makin lama pula waktu yang terbuang, yang seharusnya bisa untuk menyelesaikan acara agar bisa memenuhi panggilan shalat.

Jika tidak begitu sekalian saja : Pause, berhenti sejenak, untuk sholat. Acara dipending, setelah shalat dilanjutkan lagi. Memang sih, idealnya sudah diatur sebelumnya agar acara tidak menabrak waktu shalat. Itu idealnya.

Atau begini, waktu shalat kan tidak hanya di awal waktu saja. Awal waktu itu yang utama. Jikapun tidak, tidak kemudian shalat tidak sah. Allah memberi kelonggaran kok. Waktu shalat tidak hanya ½ jam saja, misal begitu. Ada range nya, ada rentangnya. Selama masuk dalam waktu itu, ya shalatnya tepat pada waktunya. Syaratnya terpenuhi.

Artinya fleksibel, tidak saklek harus shalat saat itu juga. Namun bukan berarti kemudian menyepelekan shalat lho. Ini tentang kelonggaran yang diberikan syariat. Seandainya nih waktu pinjam tempat hanya sampai jam 1 siang, ya sudah manfaatkan saja sampai jam 1, setelah itu baru shalat dzuhur. Itu misalnya. Masih banyak misal-misal lainnya.

Adakah dalil yang menyebutkan bahwa ketika mendengar adzan, semua aktivitas berhenti/pause ? Saya belum tahu ini. Tapi setahu saya, ketika mendengar adzan ya segera memenuhi panggilannya. Jika mem”pause” acara, atau berhenti sejenak hanya untuk mendengarkan adzan, tapi kemudian acara dilanjutkan, itu justru menunda untuk segera shalat. Bukan begitu?

Kamar Widhi, 22-11-12

One comment on “Mendengar Adzan saat Forum

  1. Izzah
    27 November 2012

    saya pernah diskusi tentang hal ini juga.. hasil diskusinya : yg wajib itu menjawab adzan bukan mendengar adzan, jadi waktu adzan boleh saja kita meneruskan aktivitas yg lebih baik tidak ditunda, misal : ngaji, belajar mengajar di dalam kelas, ngitab, dll. tapi setelah selesai aktivitasnya maka wajib menjawab adzan yg tadi dan bersegera melaksanakan sholat..kira-kira begitu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 22 November 2012 by in opini, sepotong episode.
%d blogger menyukai ini: