.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Teman-Teman Memuji Saya

kagum spongebob

Belakangan saya mendengar teman-teman saya memuji saya. Memuji dalam artian mengatakan kebaikan tentang saya. Ada yang saya dengar langsung dengan telinga saya sendiri, ada yang saya dengar dari teman yang mendengarnya secara langsung.

Saya bersyukur. Yang dikatakan tentang saya adalah kebaikan saya. Saya bertahmid, Alhamdulillah. Segala puji hanya bagi Allah. Bahwa semua jenis kebaikan yang bisa saya lakukan selama ini bisa terlaksana hanya karena kehendak Allah. Tanpa kehendak-Nya, saya tidak bisa melakukan kebaikan apapun.

Di sisi lain, saya khawatir atas pujian-pujian itu. Saya khawatir gara-gara itu saya menjadi tinggi hati dan merasa pantas dipuji. Padahal kalau saja Allah tidak menutup aib-aib saya, mereka bakal tahu betapa hinanya saya, dan pasti tidak akan satu pujian pun diberikan kepada saya. Saya beristighfar, memohon ampun kepada-Nya.

Cukuplah pujian itu sebagai penyemangat untuk terus melakukan kebaikan. Saya tidak mau terlena karenanya. Karena jika saya terlena maka saya akan meninggi, jika saya meninggi saya akan lebih sakit ketika terjatuh. Saya jadi berancang-ancang agar tidak hanya siap dipuji, tapi juga siap dicaci, atau dikritik.

Dengan kesiapan itu, saya akan lebih mudah untuk tidak tinggi hati ketika dipuji dan juga lebih mudah untuk tidak sakit hati ketika dicaci/dikritik. Lalu bagaimana ketika ada yang mengritik atau mencaci? Oh, itu saya anggap konsultasi gratis. Bukankah kalau konsultasi itu kita minta kritikan? Minta kritikan kok mbayar, ini lho gratisan.

 “Jangan engkau rajin mengkritik orang tiap kali salah, tapi sekalipun tidak pernah memberi apresiasi atas hal kebaikan-kebaikannya”. Saya sepakat dengan kalimat bijak ini.

Bagi mereka yang memuji saya, mereka lebih berhak untuk untuk mengkritik saya. Dan saya sangat menanti kritikan itu, juga berterimakasih.  Begitu pula, saya juga akan berusaha untuk tidak murah memberi kritikan tapi pelit memberi pujian.

**

>> kultwit sebelumnya ttg #pujian (klik aja)

Suralaya, 31 Oktober 2013

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 31 Oktober 2013 by in sepotong episode.
%d blogger menyukai ini: