.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Penerbangan

penerbangan
Bagi yang pernah membaca novelnya Ika Natassa, pasti tahu istilah Critical Eleven, yang kemudian menjadi judul novel laris tersebut.

Dalam dunia penerbangan, dikenal istilah critical eleven, sebelas menit paling kritis di dalam pesawat—tiga menit setelah take off dan delapan menit sebelum landing—karena secara statistik delapan puluh persen kecelakaan pesawat umumnya terjadi dalam rentang waktu sebelas menit itu.

Dalam hidup berumah tangga, juga dikenal critical semacam itu. Tapi tidak hanya eleven minutes. But whole the time.

Saat take off, jelang pernikahan merupakan masa-masa yang mendebarkan. Penuh perjuangan. Banyak godaan setan. Ada yang take off dengan sempurna ada yang berhasil dengan melewati banyak guncangan. Namun ada juga yang gagal, lalu mencoba beberapa kali baru berhasil.

Setelah pesawat rumah tangga terbang mengarungi langit kehidupan, tak berarti bebas dari ancaman. Guncangan saat menerjang awan, menghadapi badai dan hujan, petir yang menyambar. .
Kehabisan bahan bakar, pilotnya mabok, lupa arah dan tujuan, penumpangnya mengganggu pilot, terjadi kerusakan mesin.

Ada ancaman yang ringan ada yang mengerikan. Ada faktor dari luar ada yang dari dalam. Bahwa saat terbang banyak ancaman, maka harus waspada dan harus siaga.

Saat landing tentu paling mendebarkan, mungkin karena itu, dari 11 menit critical eleven dia memakan 8 menit sendiri. Karena tujuan dari take off dan terbang di langit adalah untuk landing.

Foto ini , sesaat setelah kami berhasil landing di Bandara Soekarno Hatta Jakarta, setelah berhasil take off di Bandara Supadio Pontianak dan melewati langit Kalimantan dan langit Laut Jawa.

Dalam penerbangan rumah tangga kami, banyak goncangan dan berbagai tantangan yang sudah, sedang, dan akan kami alami.

Bagi yang masih jomblo, semoga segera take off. Hati-hati yaaaak.

Bagi yang sudah berumah tangga, semoga selamat dalam penerbangan rumah tangganya, berhasil melewati cuaca yang tidak selamanya cerah, dan kelak bisa landing dengan selamat, di Surga-Nya.

katakan “amin” setelah membaca sampe tuntas 😌

#ridwannote 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 22 Februari 2017 by in sepotong episode, serial keluarga.
%d blogger menyukai ini: