.: Petualang Kehidupan :.

Hidup ibarat berpetualang, memerlukan bekal yang cukup untuk mencapai tujuan. Jika surga tujuanmu, sudah cukupkah bekal yang kau siapkan??

Umroh Mbah Jiman (2)

Mbah Jiman berdoa khusyu di Raudhoh

Cerita tentang Umroh Mbah Jiman dimulai disini, Bulan September 2016. Waktu itu saya masih tugas di Medan, waktu itu Pram masih jadi Mahasiswa Baru di Belanda, waktu itu Rinal belum wisuda.

Maka saya akan menyelesaikan cerita tersebut melalui tulisan ini.

**

Donasi yang terkumpul alhamdulillah hampir 42 juta dari target 35 juta. Namun urusan mengumrohkan Mbah Jiman tidak selesai dengan mengumpulkan uang donasi saja. Satu urusan selesai muncul urusan lain. Kami diuji kesungguhannya.

Untuk urusan membuat pasport saja membutuhkan berbagai usaha yang tidak mudah. Pasalnya, untuk mengurusnya harus KTP sedang KTP Mbah Jiman tidak ada sehingga mencari alternatif memakai surat nikah. Ternyata surat nikah pun hilang entah kemana hingga mengurus ke KUA meminta dikeluarkan surat nikah untuk pernikahan Mbah Jiman 50 tahun yang lalu. Kami bantu mengurusnya, butuh biaya, tenaga, dan waktu  yang cukup lama, dengan birokrasi yang harus dilewati. Detailnya, mungkin Rinal bisa cerita lebih banyak.

Update 21 Desember 2016

Ujian tidak hanya itu. Tanggal 16 September 2016, mbah Jiman kecelakaan. Beliau terpeleset di mustek dan mengalami patah tulang sehingga harus menjalani operasi dan perawatan untuk penyembuhan. Demi kejadian tersebut, rencana keberangkatan awal Januari 2017 terpaksa diundur hingga April 2017. Alhamdulillah Batik Travel yang memberangkatkan Mbah Jiman bisa mengaturnya dengan mudah.

**

Sowan Mbah Jiman

Akhir Februari saya sempatkan diri ke Jogja menjenguk Mbah Jiman. Saya mengunjungi rumah beliau bersama istri dan Rinal. Seperti apa kondisi rumah beliau? Bisa dilihat di tulisan pertama yang ada videonya. Saat itu beliau bercerita banyak sekaligus berterimakasih banyak. 

Rinal pamit dari Jogja, lalu Korlap dipegang oleh Ejak. Saya sangat bersyukur mendapatkan anggota tim yang bersemangat. Tanpa mereka tentu saya akan kebingungan, sebagai koordinator yang paling bertanggung jawab atas project ini.

Allah memang sebaik-baik pembuat rencana dan segala ketentuan Allah pasti ada rahasia di dalamnya. Robbana ma kholaqta hadza bathila. Mbah Jiman berangkat ke tanah suci bareng Ustadz Afifi Abdul Wadud, ustadz yang masyhur di Jogja, yang beliau dan Ustadz Afifi sudah saling kenal.

Jelang keberangkatan, kami sempat membuka donasi terbatas kepada teman-teman alumni KMT, untuk biaya kursi roda mbah Jiman dan sedikit keperluan lainnya. Mbah Jiman memang sudah pulih, tapi agak kesulitan untuk berjalan sehingga masih butuh alat bantu.

Mbah Jiman di Masjid Nabawi

Tanggal 16 April 2017, Mbah Jiman bertolak dari Jogja. Beberapa hari sebelum keberangkatan, mbah Jiman pamitan di Mustek berbarengan dengan kajian yang diadakan KMT (Keluarga Muslim Teknik). Saya menyimak update foto-foto Mbah Jiman dari Erlan (pihak Batik Travel).

Mengetahui Mbah Jiman sudah di Tanah Suci, kami sangat bersyukur juga terharu. Terlebih ketika melihat foto Mbah Jiman yang sedang khusyu bermunajat di Raudhoh, Masjid Nabawi.

Kisah mbah Jiman juga saya temukan dituliskan melalui FB oleh beberapa orang, bisa dibaca disini dan disini. Dari situ saya mendapatkan hal yang disampaikan Mbah Jiman kepada salah satu peserta Umroh di Longue Bandara ketika akan berangkat, “Mas, Simbah kepengin bener-bener umrah sing tenanan, Biar ga mengecewakan orang-orang yang sudah ngasih Mbah amanah ini”.

Hingga kemudian alhamdulillah, tanggal 26 April 2017, Mbah Jiman kembali ke Tanah Air dengan selamat. Semoga kita bisa mengambil hikmah atas kisah Mbah Jiman.

Mbah Jiman bersama rombongan Umroh

**

Terkait uang donasi, semua sudah kami gunakan sepenuhnya untuk keperluan Mbah Jiman. Kami tidak mengambil sedikitpun dana tersebut untuk keperluan pribadi. Selain untuk biaya Umroh, dana juga digunakan untuk mengurus surat-surat, membantu biaya penyembuhan, serta sebagian dana yang tersisa kami serahkan kepada Mbah Jiman.

Saya beserta teman-teman panitia Umroh Mbah Jiman mengucapkan terimakasih atas donasi, doa, serta berbagai bentuk dukungan lainnya sehingga program Umroh Mbah Jiman bisa berjalan dengan lancar. Semoga Allah membalas dengan kebaikan yang berlipat. Semoga kita dimudahkan Allah untuk berziarah ke Tanah Suci.

Jakarta, 11 Mei 2017

 

Iklan

One comment on “Umroh Mbah Jiman (2)

  1. izzatyzone
    12 Mei 2017

    alhamdulillah akhirnya :”)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 11 Mei 2017 by in hikmah, sepotong episode.
%d blogger menyukai ini: